INGATLAH.COM – Suasana berbeda terlihat di ruang pelayanan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Satlantas Polresta Pekanbaru, Senin (15/6/2026).
Jika biasanya para pemohon SIM menghabiskan waktu dengan bermain ponsel atau berbincang santai, kali ini mereka justru larut dalam euforia pertandingan Piala Dunia.
Sorak sorai dan ketegangan laga sepak bola dunia menggema di dalam ruangan, seiring ditayangkannya pertandingan melalui layar televisi yang disediakan oleh Satlantas.
Para pemohon tampak antusias menyaksikan jalannya pertandingan sambil menunggu proses administrasi maupun ujian SIM.
Tak sekadar menghadirkan hiburan, Satlantas Polresta Pekanbaru juga memberikan pelayanan tambahan berupa makanan ringan dan air minum gratis bagi para pemohon.
Suasana pun terasa lebih santai, nyaman, dan penuh keakraban.
Di tengah momen kebersamaan tersebut, personel Satlantas turut memanfaatkan kesempatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
Imbauan terkait keselamatan berlalu lintas, pentingnya mematuhi aturan, hingga kesadaran dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya disampaikan secara humanis.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Satrio Bagus Wirawicaksana melalui Kanit Regident Ipda Arie menjelaskan, program nonton bareng ini merupakan inovasi pelayanan publik yang bertujuan meningkatkan kenyamanan masyarakat.
“Ini bagian dari upaya kami memberikan pelayanan yang lebih humanis. Pemohon SIM tetap bisa menikmati pertandingan Piala Dunia meskipun sedang mengurus administrasi,” ujar Ipda Arie.
Menurutnya, fasilitas tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
Selain mengurangi kejenuhan saat menunggu antrean, kegiatan ini juga menciptakan pengalaman pelayanan yang lebih menyenangkan.
Ipda Arie menambahkan, kegiatan nonton bareng akan terus dilaksanakan setiap hari kerja selama perhelatan Piala Dunia berlangsung.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman. Harapannya, pelayanan yang kami berikan semakin dekat dengan kebutuhan dan harapan masyarakat,” tambahnya.
Inovasi yang dilakukan Satlantas Polresta Pekanbaru ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak hanya berfokus pada kecepatan dan ketepatan, tetapi juga mampu menghadirkan suasana yang ramah dan berkesan.
Dengan pendekatan yang lebih humanis, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian semakin meningkat serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.





