OlahragaPekanbaru

Begini Kata Bojan Hodak Usai Kembali Jadi Pelatih Terbaik di Liga 1 Indonesia

×

Begini Kata Bojan Hodak Usai Kembali Jadi Pelatih Terbaik di Liga 1 Indonesia

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik BRI Super League 2025/2026.

Penghargaan ini melengkapi kesuksesannya membawa Maung Bandung meraih gelar juara tiga musim berturut-turut.

Sejak pertama kali menukangi Persib pada musim 2023/2024, Hodak tak pernah absen meraih penghargaan individu tersebut di setiap musim.

Capaian ini sekaligus menjadi salah satu puncak terbaik dalam perjalanan karier kepelatihannya.

Meski demikian, Hodak menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan semata hasil kerja individu. Ia menyebut kontribusi besar datang dari berbagai pihak di dalam klub.

Baca Juga  Semen Padang FC Kembali Jalani Latihan Intensif Usai Libur Lebaran

“Ini tentu hal yang baik bagi saya. Tapi penghargaan ini bukan hanya tentang saya. Ada peran besar dari manajemen, pemain, staf, dan juga para suporter. Semua punya bagian dalam pencapaian ini,” ujar Hodak.

Memasuki musim depan, posisi pelatih kepala Persib akan dilanjutkan oleh asistennya, Igor Tolic.

Sosok Tolic dinilai memiliki peran penting di balik kesuksesan tim dalam dua musim terakhir.

Hodak pun menyebut bahwa fondasi tim yang kuat akan menjadi modal utama bagi penerusnya.

Ia memperkirakan sekitar 80 persen kekuatan skuad Persib akan tetap dipertahankan.

Baca Juga  TRC 112 Pekanbaru Siaga 24 Jam, Target Respons Kebakaran di Bawah 7 Menit

“Mayoritas pemain, sekitar 80 persen, akan bertahan. Saat tim berada di posisi puncak, kami tidak perlu banyak perubahan. Meski begitu, tentu ada tantangan karena tim lain juga mengincar pemain kami,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar pemain masih terikat kontrak, sehingga stabilitas tim diyakini tetap terjaga.

Di sisi lain, manajemen Persib dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar dengan mendatangkan sejumlah pemain baru.

Hal ini dilakukan untuk memperkuat kedalaman skuad dalam menghadapi empat kompetisi berbeda pada musim mendatang.