RiauKampar

Kapolsek Tapung Turun Langsung Cek Lahan Jagung di Petapahan, Dorong Swasembada Pangan

×

Kapolsek Tapung Turun Langsung Cek Lahan Jagung di Petapahan, Dorong Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini

KAMPAR – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto terus diwujudkan hingga tingkat desa. Salah satunya dilakukan Kapolsek Tapung, Kompol Y.E. Bambang Dewanto SH, yang turun langsung meninjau lahan pertanian calon lokasi penanaman jagung pipil di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Tapung, Polres Kampar, dalam mendorong peningkatan produksi pangan melalui pemberdayaan petani, kelompok tani, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pemerintah desa guna menyukseskan program swasembada pangan nasional.

Dalam peninjauan itu, Kompol Bambang didampingi Wakapolsek Tapung AKP Ferry Martianus Fadillah, Panit Intelkam, dan Bhabinkamtibmas Desa Petapahan. Mereka melakukan pengecekan langsung terhadap lahan milik warga yang berada di RT 006 RW 002 Dusun I Desa Petapahan yang telah disiapkan untuk pengembangan budidaya jagung pipil.

Baca Juga  Pensiun Bukan Akhir Pengabdian, Polsek Payung Sekaki Lepas Aiptu Subagyo

Kapolsek Tapung mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan hambatan yang berpotensi mengganggu proses penanaman nantinya.

“Dukungan terhadap program ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan imbauan. Kami hadir langsung untuk memberikan pendampingan, melihat kondisi di lapangan, sekaligus mencari solusi atas kendala yang dihadapi masyarakat agar program ini dapat berjalan maksimal,” ujar Kompol Bambang.

Dari hasil pengecekan, ditemukan sejumlah kendala yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Salah satu hambatan utama adalah belum tersedianya akses jalan menuju lokasi lahan pertanian, sehingga menyulitkan mobilisasi alat pertanian, pengangkutan bibit, pupuk, hingga hasil panen nantinya.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan hingga instansi terkait agar pengembangan lahan pertanian dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Kompol Bambang menegaskan, semangat masyarakat yang telah bersedia mengelola lahan untuk mendukung program swasembada pangan harus mendapat dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga  Anggota DPRD Kampar Tersangka Perambahan Hutan Tak Ditahan, Polisi Sebut Sakit

“Kami berharap pemerintah desa, kecamatan, dan dinas terkait dapat bersama-sama mencarikan solusi terhadap kendala yang ada, khususnya akses menuju lahan pertanian. Semangat para petani ini harus didukung agar program swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah dapat berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata keterlibatan Polri dalam mendukung pembangunan nasional, tidak hanya melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui pendampingan sektor pertanian sebagai salah satu fondasi utama ketahanan pangan Indonesia.

Dengan turun langsung ke lapangan, Polsek Tapung berharap sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat sehingga program penanaman jagung pipil di Desa Petapahan dapat segera terealisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan dari tingkat desa hingga nasional.