INGATLAH.COM – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 92 Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Kamis (28/5/2026) pagi.
Seorang pengendara sepeda motor bernama Giti Listiani (25) meninggal dunia usai terlibat tabrakan dengan truk bermuatan kelapa sawit.
Korban diketahui merupakan warga Desa Angkada, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan.
Insiden tragis tersebut terjadi di kawasan tanjakan Palas yang selama ini dikenal rawan kecelakaan lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi mengatakan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Fazzio BM 4167 CAA yang dikendarai korban bergerak dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci dengan kecepatan sedang.
Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga berusaha mendahului kendaraan Colt Diesel BM 9981 TK yang dikemudikan Ilyas.
Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sebuah truk yang tidak diketahui nomor polisinya melebar ke kanan jalan untuk menghindari truk tronton B 9760 TYU yang sedang terparkir dalam kondisi rusak di sisi kiri jalan arah Pangkalan Kerinci menuju Sorek.
Melihat kondisi tersebut, korban yang berada di jalur kiri arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci mendadak mengurangi kecepatan.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk Colt Diesel BM 9981 TK yang berada di belakang korban tidak sempat menghindar dan langsung menabrak bagian belakang sepeda motor Yamaha Fazzio yang dikendarai Giti Listiani.
Benturan keras membuat korban terpental ke badan jalan hingga mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki.
Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) sebelum akhirnya dievakuasi ke Puskesmas Pangkalan Kuras II.
“Korban seorang perempuan berusia 25 tahun bernama Giti Listiani. Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki,” ujar AKP Tatit Rizkyan Hanafi.
Usai menerima laporan masyarakat, personel Satlantas Polres Pelalawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengendara sepeda motor yang memotong lajur secara tiba-tiba tanpa memperhitungkan ruang gerak kendaraan lain di sekitarnya.
Selain itu, kondisi jalan yang ramai dilalui kendaraan berat serta keberadaan truk rusak di tepi jalan juga diduga turut memicu terjadinya kecelakaan fatal tersebut.
AKP Tatit mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur lintas yang padat kendaraan besar.
“Semoga kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan demi menghindari kecelakaan fatal di jalan raya,” pungkasnya.





