INGATLAH.COM – Korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Curah Ampel, Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, akhirnya terungkap.
Korban diketahui berinisial BM (17), seorang pelajar salah satu SMKN di Kota Malang.
BM merupakan warga Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R bernomor polisi N 2647 ACG sambil membonceng rekannya berinisial MI (21).
Akibat benturan keras dalam tabrakan frontal tersebut, BM mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Jenazah korban kemudian dievakuasi petugas ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Sementara rekan korban, MI, mengalami luka serius pada bagian kepala dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kondisi korban sempat membuat warga sekitar panik karena keduanya ditemukan tergeletak di tengah jalan usai tabrakan terjadi.
Di sisi lain, pengendara Honda Beat bernama NZ (18), seorang pelajar asal Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, juga mengalami luka berat pada bagian kepala.
NZ saat itu membonceng ML (21) yang mengalami luka pada bagian wajah.
Keempat korban langsung mendapatkan pertolongan dari warga sekitar sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit terdekat.
Pihak kepolisian menyebut seluruh korban mengalami luka cukup serius akibat benturan keras antarkedua kendaraan. Polisi juga telah mengamankan identitas para korban untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Keluarga korban meninggal dunia tampak histeris saat mengetahui BM tewas dalam kecelakaan tersebut. Sejumlah kerabat dan warga turut mendatangi rumah duka untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Peristiwa tragis ini kembali menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan para pelajar usia muda.
Polisi mengimbau para pengendara, khususnya remaja, agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk demi menghindari kecelakaan fatal di jalan raya.





