Pekanbaru

778 Personel Gabungan Siaga Amankan Malam Takbiran Idul Adha di Pekanbaru

×

778 Personel Gabungan Siaga Amankan Malam Takbiran Idul Adha di Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbiran Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026 di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Pekanbaru, Senin (26/5/2026). Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan aparat gabungan dalam menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian perayaan Idul Adha berlangsung.

Kegiatan dipimpin langsung Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto dan dihadiri Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, pejabat utama Polda Riau, jajaran kapolsek, unsur TNI-Polri, Forkopimda Kota Pekanbaru, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Damkar, BPBD, Kementerian Agama hingga organisasi kepemudaan lintas agama.

Dalam amanatnya, Kombes Pol Ino Harianto menegaskan pengamanan malam takbiran dan Idul Adha bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan seluruh unsur yang terlibat secara bersama-sama demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Pengamanan malam takbiran, salat Idul Adha hingga pemotongan hewan kurban harus berjalan maksimal. Jangan sampai masyarakat merasa khawatir saat beribadah ataupun beraktivitas,” tegas Ino.

Baca Juga  Sidang Abdul Wahid Memanas, Saksi Internal PUPR Riau Ngaku Tak Pernah Dapat Tekanan

Ia mengatakan fokus pengamanan diarahkan pada potensi gangguan kamtibmas seperti aksi kriminal jalanan, pencurian kendaraan bermotor, begal, hingga kepadatan arus lalu lintas di pusat keramaian dan jalur utama Kota Pekanbaru.

Menurutnya, kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat sangat penting untuk memberikan rasa aman, terutama di lokasi parkir, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, tempat wisata hingga lokasi penyembelihan hewan kurban.

“Kita ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa rasa cemas. Tempat ibadah, kendaraan masyarakat hingga lokasi pemotongan hewan kurban harus menjadi perhatian pengamanan,” ujarnya.

Selain pengamanan terbuka, seluruh personel juga diminta meningkatkan patroli dialogis ke lingkungan masyarakat serta lokasi penyimpanan hewan kurban guna mengantisipasi aksi pencurian dan tindak kriminalitas lainnya selama libur panjang Idul Adha.

Tak hanya itu, aparat juga diminta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk memantau perkembangan informasi di media sosial yang berpotensi memicu keresahan masyarakat.

Baca Juga  Aji Santoso Andalkan Pemain Lokal, PSPS Siap Guncang Garudayaksa

“Keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Karena itu seluruh personel harus menjaga kesehatan, keselamatan diri dan meningkatkan kewaspadaan selama bertugas,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta mengungkapkan sebanyak 778 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan rangkaian Hari Raya Idul Adha di Kota Pekanbaru.

Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sekitar 150 titik pengamanan statis maupun mobile. Pengamanan difokuskan di jalur malam takbiran, lokasi salat Idul Adha, tempat pemotongan hewan kurban hingga simpang-simpang yang rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Pengamanan tidak hanya dilakukan Polri, tetapi juga melibatkan TNI, Pemerintah Kota Pekanbaru, Damkar, BPBD, Dishub serta organisasi pemuda lintas agama,” kata Muharman.

Ia menambahkan keterlibatan seluruh unsur tersebut menjadi simbol kuat sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Adha berlangsung di Kota Pekanbaru.