INGATLAH.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dipicu fenomena gelombang ekuatorial Kelvin di hampir seluruh wilayah Provinsi Riau, Jumat (15/5/2026).
Forecaster on duty BMKG Pekanbaru, Mari Frystine, menjelaskan fenomena atmosfer tersebut membawa suplai uap air dalam jumlah besar sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan secara luas di wilayah Riau.
“Fenomena gelombang ekuatorial Kelvin memberikan pasokan uap air yang cukup banyak sehingga berpotensi menimbulkan hujan di hampir seluruh wilayah Riau hari ini,” ujarnya.
Sejak pagi hingga siang hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai petir telah terpantau terjadi di sebagian besar daerah.
Kondisi ini diprakirakan masih berlangsung hingga siang hari, terutama di wilayah utara Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti dan Bengkalis.
Memasuki sore hingga malam hari, cuaca umumnya diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Kota Dumai, Siak serta sebagian Kota Pekanbaru.
Sementara itu, pada dini hari kondisi udara diprakirakan kabur hingga berawan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda hampir seluruh wilayah Riau.
Masyarakat diimbau waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada pagi serta sore hingga malam hari saat intensitas hujan diprediksi meningkat.
Secara umum, suhu udara di wilayah Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 55-100 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam.
Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau tergolong rendah dan relatif aman bagi aktivitas pelayaran.
Selain prakiraan cuaca, BMKG juga mencatat keberadaan titik panas di wilayah Sumatera.
Hingga pukul 23.00 WIB, terpantau 30 hotspot dengan rincian Sumatera Selatan 12 titik, Jambi 7 titik, Riau 7 titik, Sumatera Barat 3 titik dan Sumatera Utara 1 titik.
Khusus di Provinsi Riau, tujuh titik panas terdeteksi masing-masing empat titik di Kabupaten Rokan Hilir dan tiga titik di Kabupaten Indragiri Hulu.
BMKG Pekanbaru kembali mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba di sebagian besar wilayah Riau sepanjang hari.





