INGATLAH.COM – Bali United FC kembali menelan hasil pahit di penghujung musim BRI Super League 2025/26.
Menjamu Borneo FC Samarinda di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (11/5) malam, Serdadu Tridatu harus menyerah tipis 2-3 dalam pertandingan sengit yang berlangsung penuh drama.
Kekalahan tersebut menjadi hasil minor kedua secara beruntun bagi Bali United.
Tambahan nol poin membuat tim asal Pulau Dewata tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 45 poin.
Sementara itu, kemenangan penting berhasil menjaga asa Borneo FC dalam persaingan papan atas sekaligus terus menempel Persib Bandung di jalur perebutan gelar juara.
Meski kembali gagal meraih kemenangan, pelatih Bali United Johnny Jansen tetap melihat adanya perkembangan positif dari performa anak asuhnya.
Pelatih asal Belanda itu menilai para pemain mulai memahami filosofi permainan yang ingin diterapkannya sejak awal menangani tim.
Menurut Johnny, peningkatan tersebut terlihat dari cara Bali United membangun serangan dan memainkan bola, khususnya saat menekan lini pertahanan lawan.
“Para pemain mulai memahami bagaimana cara kami ingin bermain, dan itu perkembangan yang bagus. Bisa dilihat bagaimana perkembangan tim ini,” ujar Johnny Jansen.
“Cara kami bermain, terutama di lini depan, sudah sangat baik. Tetapi sekarang kami harus menjadi lebih stabil. Itu yang paling penting,” sambungnya.
Sejak menit awal pertandingan, Bali United memang tampil agresif di hadapan pendukung sendiri. Mereka berusaha mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali mampu menciptakan tekanan ke pertahanan Pesut Etam.
Namun, efektivitas menjadi pembeda dalam laga tersebut. Borneo FC tampil lebih tajam dalam memanfaatkan peluang yang didapat sehingga mampu mencuri kemenangan penting di Gianyar.
Johnny Jansen pun mengakui konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama timnya. Menurut dia, kualitas permainan Bali United mulai terbentuk, tetapi kestabilan performa menjadi kunci agar tim mampu bersaing di papan atas.
Selain itu, penyelesaian akhir juga masih menjadi perhatian setelah sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol sepanjang pertandingan.
“Jika kami bisa melakukannya, maka kami bisa bersaing di papan atas,” tegasnya.
Dengan dua pertandingan tersisa musim ini, Bali United kini berupaya bangkit untuk menutup kompetisi dengan hasil positif sembari terus membangun fondasi permainan yang lebih matang.
Pada pekan ke-33 nanti, Serdadu Tridatu dijadwalkan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (17/5) sore.





