Riau

Jelang Iduladha 2026, Pemko Pekanbaru Kerahkan 75 Petugas Awasi Hewan Kurban

×

Jelang Iduladha 2026, Pemko Pekanbaru Kerahkan 75 Petugas Awasi Hewan Kurban

Sebarkan artikel ini
Jelang Iduladha 2026, Pemko Pekanbaru Kerahkan 75 Petugas Awasi Hewan Kurban
Jelang Iduladha 2026, Pemko Pekanbaru Kerahkan 75 Petugas Awasi Hewan Kurban

INGATLAH.COM – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Pemerintah Kota Pekanbaru mulai memperketat pengawasan terhadap lalu lintas hewan kurban yang masuk ke wilayah kota.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat.

Melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanak) Kota Pekanbaru, tim khusus telah diterjunkan untuk memantau sekaligus mendata jumlah sapi dan kambing yang mulai berdatangan dari berbagai daerah.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kota Pekanbaru, Zulpan Ependi, mengatakan pengawasan awal dilakukan melalui tim pemantau yang terdiri dari 30 personel.

“Saat ini kami sudah melakukan pemantauan melalui tim yang berjumlah 30 orang. Hewan yang masuk dipantau sehingga nantinya dapat diketahui jumlah sapi dan kambing yang masuk ke Pekanbaru,” ujarnya.

Tak hanya melakukan pendataan, Distanak juga mulai menggencarkan sosialisasi kepada pengurus masjid dan panitia kurban terkait tata kelola pemotongan hewan serta pentingnya pengawasan kesehatan ternak.

Baca Juga  Laporkan Penanganan Karhutla di Riau ke Presiden, Begini Kata Kapolda Herimen

Menurut Zulpan, kegiatan sosialisasi rutin dilakukan setiap tahun guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penanganan hewan kurban yang sesuai standar kesehatan dan syariat.

“Kami rutin melaksanakan sosialisasi kepada pengurus masjid yang mengelola hewan kurban. Rencananya kegiatan tersebut digelar pada Selasa mendatang di DPP,” jelasnya.

Pengawasan lebih ketat akan dilakukan mulai H-10 Iduladha. Petugas nantinya turun langsung ke kandang penggemukan maupun lokasi penjualan hewan kurban untuk memastikan kondisi ternak tetap sehat hingga hari penyembelihan.

“Mulai H-10 Iduladha kami akan turun langsung memantau seluruh hewan kurban agar jumlah dan kondisi kesehatannya dapat diketahui hingga hari pelaksanaan,” katanya.

Dalam proses pengawasan tersebut, Distanak Kota Pekanbaru turut menggandeng Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Provinsi Riau serta mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Riau.

Baca Juga  Kapolsek Tambang Turun Langsung Panen 1 Ton Jagung di Kebun Sawit Rimbo Panjang

Total sebanyak 75 petugas akan diterjunkan ke lapangan saat Iduladha nanti. Rinciannya terdiri dari 30 personel PDHI, 33 mahasiswa kedokteran hewan Unri, serta petugas dari dinas terkait.

Petugas akan melakukan pemeriksaan ante-mortem sebelum penyembelihan dan post-mortem setelah hewan dipotong. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada penyakit berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

“Kami akan memeriksa kondisi hewan, termasuk organ dalamnya. Jika ditemukan penyakit atau cacing yang membahayakan, maka daging tidak boleh dikonsumsi masyarakat. Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter hewan,” tegas Zulpan.

Dengan pengawasan menyeluruh tersebut, Distanak Kota Pekanbaru berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan lebih tenang dan nyaman, sekaligus memastikan daging yang dibagikan benar-benar aman untuk dikonsumsi.