INGATLAH.COM – Semen Padang FC dipastikan turun kasta setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Dewa United Banten FC pada laga yang digelar di Banten International Stadium, Minggu (3/5) malam.
Gol tunggal Noah Wail Sadaoui pada menit ke-31 menjadi penentu hasil pertandingan sekaligus memastikan nasib pahit bagi Kabau Sirah.
Hasil ini membuat Semen Padang tetap tertahan di posisi ke-17 klasemen dengan 20 poin dari 18 tim.
Dengan hanya tiga laga tersisa, raihan maksimal mereka adalah 29 poin jumlah yang sejatinya bisa menyamai poin Madura United FC di zona aman.
Namun, Semen Padang kalah dalam rekor head-to-head setelah dua kali takluk dari Madura United musim ini, baik di kandang maupun tandang.
Kondisi tersebut memastikan Semen Padang menyusul PSBS Biak yang lebih dulu terdegradasi ke kasta kedua.
Kekalahan dari Dewa United juga memperpanjang tren buruk Semen Padang menjadi enam kekalahan beruntun.
Dalam periode tersebut, tim asuhan Imran Nahumarury kebobolan 11 gol dan hanya mampu mencetak satu gol.
Meski hasil tidak berpihak, Imran tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya.
“Secara hasil memang kami kalah. Tapi secara permainan, saya bangga dengan para pemain yang sudah berjuang sampai akhir, dalam kondisi apa pun. Ada beberapa peluang yang seharusnya bisa menjadi gol. Tapi inilah sepak bola,” ujarnya usai laga.
Imran juga menegaskan komitmennya untuk tetap bersama tim meski sudah dipastikan terdegradasi.
“Masih ada tiga pertandingan lagi. Saya akan terus berjuang. Apa pun kondisinya, saya tidak mau menyerah,” tegasnya.
Ia pun mengakui kualitas lawan yang dihadapi. Menurutnya, Dewa United tampil solid dengan materi pemain yang mumpuni.
“Dari awal kami sudah prediksi laga ini tidak mudah. Dewa United punya kualitas dengan skuad yang mewah,” pungkasnya.





