PekanbaruSerbaneka

BBM Jenis Bio Solar-Pertalite di Pekanbaru Langka, Begini Pengakuan 2 Warga

×

BBM Jenis Bio Solar-Pertalite di Pekanbaru Langka, Begini Pengakuan 2 Warga

Sebarkan artikel ini
BBM Jenis Bio Solar-Pertalite di Pekanbaru Langka, Begini Pengakuan Warga.
BBM Jenis Bio Solar-Pertalite di Pekanbaru Langka, Begini Pengakuan Warga

INGATLAH.COM – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dalam beberapa hari terakhir memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di Riau.

Bahkan, sejak subuh, kendaraan roda dua maupun roda empat sudah memadati lokasi pengisian.

Pantauan di salah satu SPBU di Jalan Lintas Sumatera, perbatasan Pekanbaru – Kampar, Minggu (3/5/2026), antrean sudah terlihat sejak pukul 05.00 WIB.

Deretan kendaraan mengular hingga ke badan jalan, tidak hanya untuk Pertalite, tetapi juga solar.

Namun, kekecewaan dirasakan sejumlah pengendara setelah menunggu lama.

Pasalnya, saat giliran tiba, Pertalite justru dilaporkan habis.

“Saya habis salat langsung ke SPBU, kirain masih sepi. Ternyata sudah antre panjang. Setelah menunggu, petugas bilang Pertalite kosong,” ujar Syarif (25), salah seorang pengendara motor.

Baca Juga  Kejari Pekanbaru Masih Hitung Kerugian Negara Kasus SPPD Fiktif DPRD

Ia mengaku kecewa karena kondisi ini jarang terjadi sebelumnya. Beberapa pengendara bahkan terpaksa beralih ke BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, meski antreannya juga panjang.

“Kecewa sekali. Biasanya Pertalite tidak pernah kosong. Harapan kami Pertamina bisa segera mengatasi kondisi ini,” tambahnya.

Petugas SPBU setempat membenarkan bahwa stok Pertalite tengah habis dan masih menunggu pasokan.

“Pertalite habis, masih menunggu pengisian dari DO,” ujar salah satu petugas.

Sementara itu, pengendara mobil lainnya, Fakhrur Rodzi, mengaku harus antre hingga dua jam untuk mendapatkan Pertalite di SPBU Jalan Paus, Pekanbaru.

“Saya sudah antre sejak jam lima subuh, baru dapat setelah dua jam. Antrean mobil sampai sekitar satu kilometer dan memenuhi dua jalur pengisian,” katanya.

Baca Juga  Kebakaran Hebat di Malam Lebaran, 8 Kios dan 1 Rumah di Pekanbaru Hangus Dilalap Api

Rodzi menilai kondisi ini ironis terjadi di Riau yang dikenal sebagai daerah penghasil minyak.

“Kita heran, Riau ini ladang minyak, tapi masyarakat justru kesulitan mendapatkan BBM. Harus antre berjam-jam. Kami minta Pertamina turun langsung melihat kondisi ini,” ujarnya dengan nada kesal.

Terkait kondisi tersebut, Sales Area Manager Riau Pertamina Patra Niaga, Wilson Eddi Wijaya, belum memberikan penjelasan rinci.

Saat dikonfirmasi, ia hanya menyarankan agar informasi lebih lanjut diperoleh melalui pihak humas.

“Nanti dari humas kami,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti kelangkaan Pertalite di Riau. Sementara itu, antrean di sejumlah SPBU masih terus terjadi.