OlahragaPekanbaru

Ini 3 Misi Besar PSPS Pekanbaru di Laga Terakhir: Putus Dominasi Bekasi City!

×

Ini 3 Misi Besar PSPS Pekanbaru di Laga Terakhir: Putus Dominasi Bekasi City!

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Rekor buruk masih membayangi langkah PSPS Pekanbaru jelang laga penutup Liga 2 2026. Namun, skuad Askar Bertuah datang dengan tekad berbeda: mengakhiri kutukan pertemuan kontra Bekasi City sekaligus menutup musim dengan kemenangan manis.

Duel terakhir musim ini akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu sore (2/5/2026). Meski tidak lagi menentukan posisi klasemen, pertandingan tetap sarat gengsi dan harga diri bagi kedua tim yang sama-sama telah memastikan bertahan di Liga 2.

PSPS membawa catatan kurang menyenangkan saat menghadapi Bekasi City. Dari empat pertemuan sebelumnya, tim asal Riau belum sekalipun meraih kemenangan dengan rincian dua hasil imbang dan dua kekalahan. Kekalahan telak 0-4 di Bekasi bahkan masih menjadi luka lama yang ingin segera dihapus.

Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menegaskan laga penutup tetap memiliki arti penting bagi perkembangan mental tim.

“Kami ingin para pemain tetap fight dan menunjukkan karakter kuat sampai pertandingan terakhir. Ini momentum membangun kepercayaan diri menuju musim depan,” ujar Aji Santoso, Jumat (1/5/2026).

Optimisme PSPS meningkat setelah mencatat empat kemenangan beruntun menjelang akhir kompetisi. Tren positif tersebut menjadi modal besar menghadapi tekanan bermain di kandang lawan, meski rotasi pemain tetap dilakukan demi menjaga kebugaran skuad.

Baca Juga  PSPS Masuk 3 Besar Klub dengan Penonton Terbanyak Musim Ini di Liga 2

Kapten tim Douglas Nonato Olivera diharapkan memimpin lini serang dengan determinasi tinggi. Perpaduan pemain muda dan senior menjadi kekuatan utama PSPS untuk menembus pertahanan tuan rumah, sementara stabilitas lini tengah diproyeksikan menjaga ritme permainan sepanjang laga.

Di sisi lain, Bekasi City datang dengan posisi klasemen lebih baik. Tim tuan rumah berada di peringkat ketiga dengan koleksi 41 poin dari 26 pertandingan. Walau peluang promosi telah menipis, mereka tetap berambisi mempertahankan dominasi atas PSPS.

Pelatih Bekasi City, Widyantoro, diprediksi menurunkan komposisi terbaiknya. Lini depan akan kembali mengandalkan ketajaman striker asal Chad, Ezechiel N’Douassel, yang tampil konsisten sepanjang musim dan menjadi ancaman utama bagi pertahanan tamu.

Mengantisipasi hal tersebut, PSPS menyiapkan strategi khusus untuk meredam pergerakan N’Douassel di area berbahaya. Bek tangguh Douglas Cruz diplot memenangkan duel udara serta memutus suplai bola ke striker lawan.

Baca Juga  1.778 Anak Terdata, Pemko Pekanbaru Genjot Program Nol Putus Sekolah

Perwakilan pemain PSPS, Reza, menegaskan seluruh skuad memiliki satu misi yang sama: menutup musim dengan hasil positif.

“Kami ingin happy ending dan memberikan hasil terbaik untuk masyarakat Riau,” ujarnya.

Atmosfer Stadion Patriot Candrabhaga diprediksi tetap panas meski laga tidak menentukan klasemen. Suporter tuan rumah siap memberi tekanan, sementara PSPS berusaha tampil lepas tanpa beban.

Bagi PSPS, kemenangan bukan sekadar tiga poin. Hasil positif akan menjadi simbol kebangkitan mental sekaligus menghapus stigma inferior atas Bekasi City dalam beberapa musim terakhir. Sebaliknya, tuan rumah ingin menjaga reputasi sebagai tim yang sulit ditaklukkan Askar Bertuah.

Laga penutup ini juga menjadi ruang evaluasi bagi kedua pelatih dalam menyusun kekuatan menghadapi musim berikutnya. Tanpa tekanan klasemen, pertandingan berpotensi menghadirkan duel terbuka dengan intensitas tinggi dan peluang gol dari kedua tim.

PSPS Pekanbaru datang bukan sekadar menjalani formalitas akhir musim. Mereka membawa misi besar: menghancurkan dominasi Bekasi City dan menulis akhir cerita yang berbeda di Liga 2 2026.