OlahragaPekanbaru

3 Laga Kandang Tersisa, Semen Padang Berjuang Keluar dari Zona Degradasi

×

3 Laga Kandang Tersisa, Semen Padang Berjuang Keluar dari Zona Degradasi

Sebarkan artikel ini

PADANG – Semen Padang FC menghadapi ujian krusial saat menjamu Madura United FC pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Rabu (29/4) pukul 15.30 WIB.

Laga ini menjadi momen penentuan bagi Kabau Sirah untuk bangkit dari tren buruk sekaligus menjaga asa bertahan di kasta tertinggi.

Saat ini, Semen Padang masih terpuruk di peringkat ke-17 dengan koleksi 20 poin, tertinggal enam angka dari Madura United yang berada satu tingkat di atasnya.

Kondisi tersebut membuat kemenangan menjadi target mutlak bagi tim asuhan Imran Nahumarury.

Dalam empat pertandingan terakhir, performa Semen Padang terbilang mengkhawatirkan.

Mereka menelan empat kekalahan beruntun, hanya mencetak satu gol dan kebobolan sembilan kali.

Baca Juga  Luar Biasa! Kue Talam Durian Hut Kota Pekanbaru ke-242 Pecahkan Rekor Muri

Bahkan dalam dua laga terakhir, Kabau Sirah gagal mencetak gol dan harus kebobolan lima gol.

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menegaskan timnya telah melakukan berbagai evaluasi, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan pertahanan.

“Kita bermain di kandang dan sangat butuh kemenangan. Semua persiapan sudah dilakukan, termasuk memperbaiki kelemahan, terutama finishing dan lini belakang,” ujar Imran dalam sesi konferensi pers jelang laga.

Meski dalam tekanan, Imran melihat semangat para pemain tetap terjaga.

Ia optimistis timnya masih memiliki peluang untuk keluar dari zona degradasi.

“Saya melihat pemain tetap bersemangat dan antusias. Ini penting karena pertandingan nanti sangat menentukan. Peluang kita untuk bertahan masih terbuka,” tegasnya.

Baca Juga  Menang 7-0 dari SPFC, Bernardo Tavares Tetap Kritik Performa Persebaya Surabaya

Namun, Semen Padang dipastikan belum tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain kunci masih absen, termasuk Alhassan Wakaso.

Selain itu, bek andalan Angelo Meneses juga harus menepi akibat akumulasi kartu kuning.

Dengan lima laga tersisa musim ini, Imran menyebut setiap pertandingan ibarat final yang harus dimenangkan.

“Kami masih punya tiga laga kandang. Saya tekankan ke pemain, ini bukan hanya soal bicara, tapi harus dibuktikan di lapangan. Lima pertandingan terakhir adalah final, dan kami harus berjuang sampai akhir,” tutupnya.

Dukungan publik Stadion Haji Agus Salim diharapkan menjadi suntikan energi tambahan bagi Kabau Sirah untuk meraih kemenangan penting dan membuka peluang keluar dari zona merah.