SAMARINDA – Borneo FC Samarinda tampil perkasa saat menjamu Semen Padang FC pada lanjutan pekan ke-29 Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Segiri, Sabtu (25/4/2026) malam, Pesut Etam menang meyakinkan dengan skor telak 3-0.
Kemenangan ini membuat Borneo FC mengoleksi 66 poin dan sukses menyamai raihan angka pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung.
Hasil tersebut sekaligus menjaga persaingan gelar juara tetap panas hingga akhir musim.
Tuan rumah langsung menekan sejak awal laga.
Gol pembuka lahir cepat pada menit ke-9 melalui sepakan Komang Teguh yang memanfaatkan situasi di depan gawang lawan.
Dominasi Borneo FC berlanjut sepanjang babak pertama. Pemain asing andalan mereka, Kaio Nunes, menggandakan keunggulan pada menit ke-39 lewat aksi individu yang memukau sekaligus menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Memasuki babak kedua, Semen Padang berupaya bangkit, namun solidnya pertahanan tuan rumah membuat peluang Kabau Sirah sulit berkembang.
Justru Borneo FC kembali menambah gol di masa tambahan waktu melalui striker Koldo Obieta yang memastikan kemenangan 3-0.
Tambahan tiga poin ini semakin menegaskan status Borneo FC sebagai tim paling produktif musim ini dengan koleksi 61 gol.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan kemenangan tersebut sangat krusial untuk menjaga peluang juara di lima laga tersisa.
“Pertandingan ini sangat penting karena kami membutuhkan kemenangan. Sekarang poin kami sama dengan Persib. Kami akan terus berjuang maksimal sampai akhir kompetisi,” ujar Lefundes.
Pelatih asal Brasil itu juga menilai kesiapan fisik pemain menjadi salah satu kunci konsistensi timnya yang terus bertahan di papan atas sejak awal musim.
“Kami tidak memiliki masalah kebugaran karena persiapan sudah dilakukan sejak awal musim. Kami harus mempertahankan performa ini,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, mengakui keunggulan tuan rumah.
Ia menilai efektivitas Borneo FC dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda utama pertandingan.
“Borneo tampil lebih sabar dan matang. Mereka mampu memaksimalkan setiap celah. Penyelesaian akhir, pertahanan, transisi, hingga situasi bola mati masih menjadi pekerjaan rumah kami,” ungkap Imran.
Kekalahan ini membuat posisi Semen Padang semakin tertekan di papan klasemen. Meski demikian, Imran memastikan timnya tetap berkomitmen berjuang hingga akhir musim.
“Lima pertandingan terakhir memang berat, tetapi kami akan terus berjuang sampai detik terakhir,” tegasnya.





