KAMPAR– Polda Riau menggelar kegiatan kemah kebangsaan di wilayah Suaka Margasatwa Rimbang Baling, Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.
Sebanyak 150 orang peserta dari berbagai Universitas di Riau, mengikuti kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/04/2026) hingga Minggu (26/04/2026).
Polda Riau menyiapkan pemateri dari Ditres Krimsus Polda Riau, Ditres Narkoba Polda Riau, Serta Densus 88 Anti Teror.
Para peserta dibekali pemahaman tentang pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Ancaman Narkotika, serta ancaman Intoleran.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Founder Tumbuh Institute, Rocky Gedung, Serta aktivis HAM, Hurriah, yang juga sebagai pemateri tentang lingkungan.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, Riau berpotensi menghadapi siklus Karhutla besar, seperti yang pernah terjadi pada tahun 1997, Sehingga diperlukan kesiapan dan keterlibatan semua pihak.
“Masalah seperti Karhutla dan Narkoba tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah atau kepolisian. Harus ada kolaborasi, mulai dari hulu melalui edukasi hingga hilir, melalui penegakan Hukum,” Ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, Pada Sabtu (25/04/2026).
Sementara itu, Rocky Gerung dalam pemaparannya mengatakan, Karhutla bagian dari krisis ekologis global yang mengancam masa depan terhubung.
“Persoalan lingkungan tidak lagi bisa dilihat secara persiapan, melainkan harus dipahami sebagai bagian dari sistem global yang saling terhubung,” ujarnya.
Salah satu peserta bernama Kauri mengatakan, dengan mengikuti kegiatan Kemah Kebangsaan Polda Riau, dapat menambah wawasannya mengenai Karhutla, Narkoba, dan Intoleran.
“Seru dan juga banyak motifasi, narasumber-narasumbernya banyak juga, jadi banyak pengetahuannya,” ungkap Kauri, Pada Minggu (26/04/2026).
Peserta lainnya bernama Azkia mengatakan, Kegiatan ini memiliki dampak positif bagi dirinya, dan berharap kegiatan Kemah Kebangsaan dapat diadakan kembali yang akan datang.
“Sebaiknya kemah seperti ini tetap diadakan, karena banyak dampak positif yang kita dapatkan dari Kemah Green Policing ini, jadi kita tahu bagaimana lingkungan ini kita rawat,” katanya.
Kegiatan Kemah Kebangsaan kemudian ditutup dengan Deklarasi cegah Karhutla, Anti Narkoba, serta dilanjutkan dengan penanaman pohon disekitar lokasi.





