PekanbaruHukrimRiauUtama

Begini Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Permai yang Tewaskan Warga Pekanbaru

×

Begini Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Permai yang Tewaskan Warga Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Maut di Pelalawan, Pemotor Wanita Tewas Usai Hantam Truk Parkir
Ilustrasi kecelakaan. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU – Kecelakaan maut yang terjadi di ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai pada Minggu (19/4/2026) diduga dipicu karena pengemudi mengantuk.

Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Eko Baskara dalam keterangan tertulisnya.

“Insiden yang melibatkan mobil Daihatsu Terios dan truk Hino. Kecelakaan bermula saat mobil Terios melaju dari arah Pekanbaru menuju Duri,” katanya.

Dalam perjalanan, kendaraan yang dikemudikan Irma (45) tiba-tiba bergerak ke sisi kiri jalan hingga masuk ke bahu tol.

Di lokasi tersebut, sebuah truk Hino sedang berhenti karena mengalami gangguan mesin atau overheat.

“Diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk. Ditambah kondisi jalan yang menanjak, kendaraan tidak dapat dikendalikan sehingga menabrak bagian belakang truk Hino yang sedang berhenti di bahu jalan,” ujar Eko, Senin (20/4/2026).

Baca Juga  Cegah Kecelakaan, PT Hutama Karya Gelar Operasi Microsleep di Tol Permai

Benturan keras tak terhindarkan. Bagian depan mobil Terios mengalami kerusakan parah akibat menghantam truk dari belakang.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Terios, Irma, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara tiga penumpang lainnya mengalami luka berat, yakni Sanusi Tandi (50), Brian (11), dan Rizkya Zahara Tania (13). Seluruh korban diketahui merupakan warga Jalan Siak II, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Petugas PJR Ditlantas Polda Riau bersama pengelola jalan tol yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengevakuasi korban, serta mengamankan area kecelakaan guna mencegah kemacetan maupun kecelakaan susulan.

Baca Juga  4 Tersangka Narkoba Ditangkap, Polisi di Rohil Temukan 283 Butir Amunisi

“Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Awal Bros Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.

Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengguna jalan tol agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh.

“Jika merasa mengantuk atau lelah, sebaiknya segera beristirahat di rest area dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan,” imbau Eko.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa faktor kelelahan dan mengantuk masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas di jalan tol.