PEKANBARU – Duel sengit diprediksi bakal tersaji di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (19/4/2026), saat tuan rumah PSPS Pekanbaru menjamu Persekat Tegal dalam lanjutan Liga 2 Indonesia.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi PSPS Pekanbaru yang kini hanya memiliki satu target tersisa, yakni bertahan di Liga 2.
Untuk mengamankan posisi tersebut lebih cepat, tim berjuluk Askar Bertuah wajib meraih kemenangan dan mengamankan tiga poin penuh.
Pelatih kepala PSPS, Aji Santoso, menegaskan bahwa laga kontra Persekat Tegal memiliki arti jauh lebih penting dibandingkan pertandingan sebelumnya melawan Persikad Depok.
Menurutnya, hasil laga ini bisa menjadi penentu nasib tim di kompetisi musim ini.
“Pertandingan besok adalah laga penentu. Jika kami menang, itu menjadi tiket emas untuk memastikan tetap bertahan di Liga 2. Tapi kalau gagal, kami harus kembali berjuang di sisa pertandingan,” ujarnya.
Aji menekankan bahwa tidak ada opsi lain selain meraih kemenangan.
Ia meminta para pemain tampil dengan fokus tinggi dan semangat juang lebih besar demi mengamankan hasil maksimal.
“Saya sudah sampaikan kepada para pemain untuk tampil lebih fokus dan lebih berjuang dibandingkan pertandingan sebelumnya. Tidak ada pilihan lain selain meraih tiga poin,” tegasnya.
Dari sisi taktik, Aji memastikan timnya tidak akan menerapkan penjagaan satu lawan satu.
Ia lebih menekankan disiplin kolektif dengan menutup ruang gerak lawan agar tidak leluasa mengembangkan permainan.
“Kami tidak pernah bermain man to man marking. Yang terpenting adalah bagaimana pemain tidak memberikan ruang kepada lawan,” jelasnya.
Selain itu, PSPS juga akan mengandalkan pressing ketat saat kehilangan bola untuk memutus alur serangan Persekat sejak awal.
“Kami akan lakukan pressing ketat ketika lawan menguasai bola. Itu penting untuk memutus alur serangan mereka,” tambahnya.
Dengan pendekatan tersebut, PSPS Pekanbaru berharap mampu mengamankan kemenangan krusial sekaligus memastikan posisi mereka tetap aman di Liga 2 musim depan.





