INGATLAH.COM – Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur mewarnai peresmian renovasi Jembatan Merah Putih di Desa Pondok Gelugur, Kecamatan Lubuk Batu Jaya (LBJ), Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (15/4/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menjadi simbol nyata kepedulian Polri terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Renovasi jembatan yang merupakan bagian dari pembangunan tahap II tersebut berhasil diselesaikan oleh jajaran Polsek Lubuk Batu Jaya bersama masyarakat setempat. Kini, jembatan kembali kokoh dan aman dilalui, menjadi akses vital bagi warga, termasuk para pelajar SD Negeri 011 Desa Pondok Gelugur yang setiap hari melintas untuk bersekolah.
Peresmian dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Camat Lubuk Batu Jaya Armin, Kapolsek LBJ Ipda Daniel Okto, Ketua Forum Kepala Desa LBJ Said Usman, Kepala SDN 011 Rusparini, tokoh masyarakat Jumiran, serta personel Polsek dan majelis guru.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, dimulai dari pembukaan, sambutan, doa bersama, hingga testimoni dari siswa dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu, para siswa tampak antusias dan mengungkapkan rasa bahagia karena kini dapat melintasi jembatan dengan lebih aman.
Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran menyampaikan bahwa renovasi jembatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan fasilitas umum.
“Renovasi Jembatan Merah Putih ini adalah bentuk kepedulian Polri. Kami berharap jembatan ini dapat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat Desa Pondok Gelugur,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tersebut tidak lepas dari sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut guna mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dengan diresmikannya jembatan tersebut, masyarakat kini menikmati akses yang lebih layak dan aman. Jembatan Merah Putih tak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol kuatnya semangat gotong royong antara aparat dan warga.





