INGATLAH.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana menghadirkan ruang publik baru berupa taman modern di tepian Sungai Siak pada tahun 2026.
Menariknya, pembangunan taman ini tidak menggunakan APBD, melainkan didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta.
Lokasi taman tersebut berada tepat di bawah Jembatan Leighton I, di kawasan Simpang Jalan Nelayan – Yos Sudarso, Rumbai.
Dengan luas mencapai sekitar satu hektare, taman ini akan dikembangkan sebagai Ruang Terbuka Hijau Biru (RTH-B) yang mengusung konsep modern dan ramah lingkungan.
Wali Kota Agung Nugroho mengatakan, proyek ini ditargetkan mulai dibangun tahun ini.
“Insyaallah dibangun tahun ini melalui anggaran CSR. Ini akan menjadi taman kota di bawah Jembatan Siak I dengan konsep RTH-B,” ujarnya usai meninjau lokasi, Senin (6/4/2026).
Keunikan taman ini terletak pada rencana pembangunan air mancur berukuran besar yang dilengkapi pencahayaan artistik.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan air mancur tersebut akan dipadukan dengan musik sehingga menghadirkan pertunjukan air menari yang atraktif.
Pemko bersama pihak swasta saat ini masih mematangkan konsep kawasan agar tampil menarik dan berpotensi menjadi ikon baru kota.
Dari estimasi awal, nilai pembangunan taman ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 miliar.
Selain pembangunan, Pemko juga tengah menata kawasan sekitar, termasuk bangunan yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS).
Warga yang terdampak akan direlokasi secara persuasif ke rumah susun sewa (rusunawa) yang disiapkan pemerintah.
“Arah pembangunan kita ke depan menghadap ke Sungai Siak. Kawasan ini akan kita ubah menjadi lebih indah dan tertata,” jelas Agung.
Ia menegaskan, pembangunan kota tidak bisa hanya mengandalkan APBD.
Kolaborasi dengan pihak swasta melalui CSR menjadi langkah strategis untuk mempercepat penyediaan fasilitas publik, mulai dari halte Bus Trans Metro Pekanbaru hingga ruang terbuka hijau.
Dengan konsep modern dan dukungan berbagai pihak, taman RTH-B ini diharapkan menjadi destinasi baru sekaligus simbol wajah baru Kota Pekanbaru yang lebih hijau, tertata, dan berdaya tarik.





