INGATLAH.COM – Persis Solo resmi menunjuk Eduardo Kunde sebagai kapten baru untuk menghadapi kompetisi BRI Liga 1 2024/25.
Pemain asing yang memiliki paspor Brasil dan Jerman itu pertama kali mengenakan ban kapten saat Persis melakoni laga uji coba melawan PS Barito Putera di Yogyakarta, Jumat (6/9), yang menjadi bagian dari rangkaian akhir training camp tim.
Kunde didaulat sebagai pemimpin Laskar Sambernyawa, dengan harapan dapat menjembatani komunikasi antara tim pelatih dan seluruh pemain.
Pelatih kepala Milomir Seslija mengungkapkan bahwa pemilihan Kunde sebagai kapten bukan tanpa alasan.
“Tentu ada alasan Kunde bisa menjadi kapten. Dia bisa menjadi penghubung untuk pemain dengan bahasa Inggris, Spanyol, dan Portugis. Kami butuh sosok pemimpin yang bisa mengkomunikasikan segala hal di lapangan, dan ini adalah keputusan yang bagus untuk semua pihak,” jelas Milomir Seslija.
Kunde pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh pelatih dan rekan-rekan setim.
Dia menegaskan akan menjalankan tanggung jawab ini dengan penuh dedikasi, namun tetap bekerja sama dengan pemain-pemain berpengalaman lainnya dalam tim.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari pelatih dan seluruh pemain karena saya diberi tanggung jawab menjadi pemimpin. Tapi saya tidak seorang diri, karena ada beberapa sosok pemimpin di dalam tim ini dan saya akan berbicara terlebih dahulu dengan mereka,” ujar Kunde.
Kunde menilai, menjadi kapten Persis Solo adalah sebuah kehormatan besar, dan ia berkomitmen untuk membantu tim mencapai target musim ini.
“Kami harus saling berkomunikasi, bicara, dan memotivasi satu sama lain. Saya juga butuh bantuan semua orang untuk menjaga energi dan motivasi tim yang luar biasa demi meraih target musim ini,” tambahnya.
Persis Solo dijadwalkan kembali bertanding pada pekan keempat BRI Liga 1 2024/25 melawan Madura United FC di Stadion Manahan Solo, Jumat (13/9) mendatang.
Dengan seragam merah kebanggaan, Persis berharap bisa bangkit dari keterpurukan setelah mencatatkan tiga kekalahan beruntun yang menempatkan mereka di peringkat ke-17 dari 18 tim.
Jika tak segera meraih kemenangan, situasi kritis akan terus membayangi Laskar Sambernyawa di kompetisi musim ini.(*)





