Berita

Antisipasi Macet Lebaran 2026, Polda Sumbar Terapkan One Way di Lembah Anai

×

Antisipasi Macet Lebaran 2026, Polda Sumbar Terapkan One Way di Lembah Anai

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Menghadapi potensi lonjakan kendaraan pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) resmi menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di jalur utama Padang-Bukittinggi.

Melalui Direktorat Lalu Lintas, pihak kepolisian akan menerapkan sistem satu arah (one way) serta pemberlakuan waktu steril (clearance time) di kawasan strategis Lembah Anai.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menyatakan bahwa pengaturan ini merupakan hasil koordinasi lintas sektoral sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat 2026.

Jadwal dan Skema Sistem Satu Arah

Polda Sumbar telah menyusun jadwal keberangkatan untuk mengurai kepadatan. Arus kendaraan dari arah Kota Padang menuju Bukittinggi akan diberlakukan sistem satu arah mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Setelah masa tersebut berakhir, giliran arus lalu lintas dari arah sebaliknya, yakni Bukittinggi menuju Padang, yang akan menerapkan skema serupa mulai pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Baca Juga  Gelar Operasi Lilin Singgalang 2024, Polda Sumbar Terjunkan 4.550 Personel Gabungan

Kombes Pol Reza menjelaskan bahwa rekayasa ini perlu dilakukan mengingat infrastruktur di kawasan Lembah Anai belum pulih sepenuhnya pasca-bencana. Namun, upaya perbaikan terus diakselerasi oleh pihak terkait.

“Meski demikian, perbaikan infrastruktur terus dikebut dan ditargetkan pada H-7 Lebaran jalur tersebut sudah dapat difungsikan selama 24 jam dengan dua arah,” ungkap Reza, Jumat (6/3/2026).

Selain sistem satu arah, petugas akan memberlakukan masa transisi berupa waktu steril selama 30 menit pada jalur sepanjang 20 kilometer.

Selama periode ini, jalur akan dikosongkan sepenuhnya dari kendaraan untuk memastikan keamanan saat pergantian arah arus lalu lintas.

Baca Juga  Operasi Keselamatan Singgalang 2026 di Sumbar Dimulai 2 Februari

Guna mendukung kelancaran operasi, Polda Sumbar menyiagakan sejumlah pos pantau dan pos siaga di titik-titik krusial, seperti Lembah Anai dan Padang Panjang. Pengawasan pun dilakukan secara modern dengan pemanfaatan teknologi terkini.

“Pemantauan kondisi lalu lintas selama arus mudik juga akan dilakukan selama 24 jam dengan memanfaatkan drone, teknologi pemantauan modern, serta sistem RTMC untuk melihat perkembangan kepadatan kendaraan secara langsung,” tambahnya.

Terkait rute pendukung, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa jalur alternatif Malalak belum akan difungsikan sebagai jalur one way.

Hal ini dikarenakan status jalur tersebut yang masih dalam kondisi darurat.

Masyarakat yang akan melakukan perjalanan diimbau untuk selalu waspada, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memperhatikan jadwal rekayasa jalan demi keselamatan dan kenyamanan bersama selama masa mudik Lebaran 2026. (*)