INGATLAH – Pekan ke-23 BRI Super League 2025/26 menghadirkan laga krusial antara Borneo FC Samarinda dan Arema FC di Stadion Segiri, Kamis (26/2) malam.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga ujian konsistensi dan mentalitas dua tim dengan ambisi berbeda di papan klasemen.
Borneo FC datang sebagai tuan rumah dengan posisi lebih stabil di peringkat ketiga klasemen sementara, mengoleksi 46 poin.
Sementara Arema FC berada di posisi kesembilan dengan 31 poin, namun menunjukkan tren performa yang meningkat pada putaran kedua.
Pelatih Arema, Marcos Santos, menegaskan timnya tetap membawa semangat kompetitif meski waktu persiapan relatif singkat setelah hasil imbang 2-2 melawan Madura United FC pada laga sebelumnya.
“Tanggung jawab kami besar membawa nama Arema FC. Kami ingin tampil kuat dan bersatu demi memberikan yang terbaik bagi Aremania. Kami sangat menghormati Borneo FC yang musim ini tampil luar biasa dan menjadi salah satu kandidat juara,” ujar Santos.
Secara strategis, Arema menunjukkan transformasi permainan di putaran kedua. Kedatangan sejumlah pemain baru pada bursa transfer memperkuat struktur permainan tim, yang kini tampil lebih agresif dan terorganisir.
Santos menyebut model permainan proaktif menjadi identitas yang terus dikembangkan.
Namun, ia menegaskan bahwa capaian saat ini belum membuatnya puas. Target utama tetap meningkatkan perolehan poin demi memperbaiki posisi klasemen.
Menariknya, terdapat sejumlah pemain Arema yang memiliki pengalaman membela Borneo FC, yakni Gianluca Pandeynuwu, Rifad Marasabessy, Leo Guntara, dan Joel Vinicius.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi nilai tambah, terutama dalam membaca atmosfer pertandingan di Segiri.
Menurut Santos, pemahaman terhadap karakter dukungan suporter tuan rumah menjadi aspek penting dalam mempersiapkan mental tim.
Atmosfer Stadion Segiri dikenal kuat dan fanatik, yang kerap menjadi faktor pembeda dalam pertandingan kandang Borneo FC.
Bagi Borneo FC, laga ini menjadi momentum untuk menjaga posisi di tiga besar sekaligus mempertegas konsistensi menuju akhir musim.
Sementara bagi Arema FC, pertandingan ini adalah peluang memperpanjang tren positif dan menunjukkan bahwa mereka siap bersaing lebih tinggi.
Pertemuan dua tim dengan karakter berbeda ini dipastikan menghadirkan duel taktik dan intensitas tinggi sepanjang 90 menit.





