BeritaLiga IndonesiaOlahraga

Hadapi Mantan Tim, Bernardo Tavares Siapkan Strategi Matang untuk Persebaya

×

Hadapi Mantan Tim, Bernardo Tavares Siapkan Strategi Matang untuk Persebaya

Sebarkan artikel ini
GBT Bergemuruh, 29 Ribu Penonton Saksikan Persebaya Tahan Arema 1-1. (Foto: lib)
GBT Bergemuruh, 29 Ribu Penonton Saksikan Persebaya Tahan Arema 1-1. (Foto: lib)

INGATLAH – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa laga kontra PSM Makassar pada Rabu (25/2/2026) malam di Stadion Gelora Bung Tomo bukan pertandingan yang sederhana.

Sebagai mantan arsitek PSM selama tiga musim, bahkan hingga putaran pertama musim ini, Tavares memahami betul karakter, struktur permainan, hingga kekuatan individu skuad Juku Eja.

Secara komposisi, PSM nyaris tidak mengalami perubahan signifikan memasuki putaran kedua kompetisi.

“Ini akan menjadi pertandingan yang tidak mudah. Saya sangat mengenal pemain lawan dan mereka memiliki waktu istirahat satu hari lebih banyak,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Di sisi lain, Persebaya menghadapi tantangan serius dari faktor ketersediaan pemain.

Rachmat Irianto dipastikan absen akibat kartu merah, sementara Toni Firmansyah tidak bisa tampil karena akumulasi kartu kuning.

Beberapa pemain yang sebelumnya mengalami cedera dan sakit seperti Bruno Paraiba, Mihailo Perovic, Malik Risaldi, dan Risto Mitrevski juga masih dalam kondisi yang belum sepenuhnya pasti untuk diturunkan.

Baca Juga  Felipe Chaby Resmi Tinggalkan Semen Padang FC

Tavares menekankan pentingnya manajemen keputusan berbasis kondisi terakhir pemain.

“Kami perlu membuat rencana yang baik dan melihat siapa yang paling siap setelah sesi latihan terakhir. Kami harus memilih pemain terbaik yang tersedia,” tegasnya.

Kekalahan 1-3 dari Persijap Jepara menjadi bahan evaluasi utama. Tavares menyoroti kesalahan elementer, khususnya dalam situasi bola mati.

“Kami kebobolan tiga gol dari tendangan bebas. Itu tidak boleh terulang. Kami melakukan banyak kesalahan, tetapi kami berusaha untuk bangkit,” katanya.

Dalam konteks kompetisi yang semakin ketat, detail kecil seperti organisasi pertahanan dan konsentrasi pada set-piece menjadi pembeda antara hasil positif dan kegagalan.

Meski dalam tekanan, Persebaya memiliki modal psikologis yang cukup kuat. Pada putaran pertama, mereka mampu menahan imbang 1-1 saat bermain di kandang PSM.

Baca Juga  Bagan Pertandingan Sago Team Cup Situjuah Batua 2026 Dirilis, Laga Perdana Dimulai 18 Januari

Lebih dari itu, dalam lima pertemuan terakhir melawan PSM, Persebaya tidak pernah menelan kekalahan, dengan dua kemenangan dan tiga hasil imbang.

Namun demikian, PSM datang dengan motivasi serupa setelah menelan dua kekalahan beruntun. Artinya, pertandingan ini bukan sekadar soal taktik, tetapi juga tentang siapa yang lebih siap secara mental dan disiplin menjalankan rencana permainan.

Bagi Tavares, laga ini adalah ujian kepemimpinan sekaligus konsistensi strategi.

Menghadapi mantan tim di hadapan publik sendiri, fokusnya bukan pada sentimen masa lalu, melainkan pada bagaimana memastikan Persebaya tampil efektif, efisien, dan minim kesalahan.

Pertandingan di GBT akan menjadi panggung pembuktian, siapa yang mampu bangkit lebih cepat, dan siapa yang lebih disiplin menjaga detail permainan.