INGATLAH.COM – Bek andalan Persija Jakarta, Jordi Amat, menegaskan tekadnya untuk tidak membiarkan timnya terpeleset saat bertandang ke markas Malut United FC.
Hal itu diungkapkannya jelang laga lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/26.
Laga krusial tersebut akan digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Selasa (24/2) malam WIB.
Bagi Macan Kemayoran, pertandingan ini bukan sekadar duel tandang biasa, melainkan momentum penting menjaga asa di papan atas klasemen.
Jordi menyebut persiapan tim berjalan optimal. Ia optimistis Persija mampu membawa pulang tiga poin, terlebih persaingan di jalur juara semakin ketat.
“Besok adalah pertandingan besar dan sangat penting bagi kami. Kami datang ke sini untuk menang. Kami tahu Borneo FC kalah kemarin, jadi kami punya kesempatan besar mendapatkan tiga poin. Karena itu kami harus bekerja keras,” ujar bek Timnas Indonesia tersebut.
Menurutnya, Persija datang dengan modal performa positif dalam beberapa laga terakhir.
Ia menilai timnya tampil solid, terutama dalam mengelola momen-momen krusial di akhir pertandingan.
“Ini akan menjadi pertandingan sulit. Tapi kami fokus pada diri sendiri. Dalam dua atau tiga pertandingan terakhir kami bermain sangat baik, terutama di momen akhir. Jika kami bisa mengulang performa itu, peluang menang sangat besar,” tambahnya.
Jordi juga menegaskan tak gentar menghadapi kekuatan lini depan tuan rumah yang dikenal tajam.
Trio penyerang Malut United telah mengoleksi total 27 gol musim ini. Namun baginya, ancaman bukan hanya datang dari individu, melainkan kolektivitas tim lawan.
“Kami tidak hanya fokus pada beberapa pemain mereka, tapi seluruh tim. Kami akan bermain sesuai dengan apa yang sudah kami latih,” tegasnya.
Meski baru pertama kali menginjakkan kaki di Ternate, Jordi mengaku terkesan dengan suasana kota dan sambutan hangat masyarakat.
“Tempat ini sangat indah, orang-orangnya baik dan menyambut kami dengan hangat. Semoga besok kami bisa menikmati pertandingan dan mendapatkan hasil terbaik,” tutupnya penuh harap.
Bagi Persija, kemenangan di kandang Malut United menjadi harga mati agar tak kehilangan pijakan dalam persaingan papan atas yang semakin memanas.





