Pelalawan

Bau Busuk Ungkap Kematian Gajah Sumatra di Pelalawan, Polisi Amankan TKP

×

Bau Busuk Ungkap Kematian Gajah Sumatra di Pelalawan, Polisi Amankan TKP

Sebarkan artikel ini
Gajah Mati di Pelalawan.(ist)
Gajah Mati di Pelalawan.(ist)

INGATLAH.COM – Kematian seekor gajah Sumatra di areal sekitar konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Distrik Ukui, Kabupaten Pelalawan, kembali menjadi alarm serius bagi upaya perlindungan satwa liar di Riau.

Polres Pelalawan bersama tim gabungan lintas instansi langsung melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan adanya gajah mati dalam kondisi mengenaskan.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara melalui Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata menyebutkan bahwa gajah tersebut ditemukan dengan kondisi kepala terpotong dan dalam posisi duduk.

Baca Juga  Begini Kronologi Kakak Bunuh Adik karena Surat Tanah Warisan di Kampar

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, mulai dari olah TKP hingga pemeriksaan saksi-saksi untuk mengungkap penyebab kematian gajah ini,” tegasnya.

Untuk mendukung proses penyelidikan, Tim Bidlabfor Polda Riau yang dipimpin Iptu Imam Yusuf Hanura telah mengamankan sampel tanah di sekitar lokasi guna dilakukan uji forensik.

Sementara itu, saksi pertama yang menemukan bangkai gajah, Winarno, mengungkapkan bahwa dirinya mencium bau busuk dari arah hutan sebelum akhirnya menemukan satwa dilindungi tersebut sudah tidak bernyawa pada 2 Februari 2026.

Baca Juga  Karena Ini, 20 Pengendara Ditilang dan 19 Motor Disita Satlantas Polres Pelalawan

Pihak PT RAPP juga menyatakan kesiapan mendukung penuh aparat kepolisian dalam proses pengungkapan kasus ini.

“Kami berkomitmen bekerja sama dengan pihak berwajib demi mengungkap penyebab kematian gajah ini,” ujar Humas PT RAPP.

Polisi berharap masyarakat segera melapor apabila mengetahui atau melihat tindak pidana terhadap satwa liar, baik ke kantor kepolisian terdekat maupun melalui layanan Call Center 110.