INGATLAH – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumatera Barat (Sumbar) mengambil langkah proaktif dalam menjaga kebugaran anggotanya dengan menggelar penyuluhan kesehatan intensif.
Kegiatan yang berfokus pada edukasi penyakit jantung dan hipertensi ini berlangsung di Lantai 4 Mapolda Sumbar, Kamis (5/2/2026).
Inisiatif ini merupakan respon nyata kepolisian terhadap tren gangguan kardiovaskular yang cenderung meningkat.
Berdasarkan hasil evaluasi pemeriksaan kesehatan (Rikkes) berkala, ditemukan adanya indikasi kenaikan kasus penyakit jantung di lingkungan internal Polda Sumbar.
Dokter Biddokkes Polda Sumbar, dr. Muhammad Irfan, menjelaskan bahwa pemberian pemahaman mengenai deteksi dini merupakan kunci utama dalam menekan risiko penyakit kronis bagi keluarga besar Polri.
“Edukasi mengenai pencegahan dan pengobatan dini menjadi langkah krusial bagi personel Polri, ASN, hingga anggota Bhayangkari untuk menekan angka risiko tersebut,” ujar dr. Irfan.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa kondisi fisik yang prima adalah syarat mutlak bagi anggota dalam mengemban tugas negara.
“Kesehatan adalah investasi utama. Kami ingin memastikan setiap anggota dan keluarganya memiliki pemahaman tepat untuk mengantisipasi risiko jantung dan hipertensi. Dengan raga yang sehat, pelayanan kepada masyarakat tentu akan lebih maksimal,” tegas Kombes Pol. Susmelawati.
Edukasi yang diberikan dinilai sangat relevan degan beban kerja kepolisian yang cukup tinggi. Fitri, salah satu personel Polri yang hadir, mengaku informasi ini sangat bermanfaat untuk menunjang aktivitasnya.
Hal serupa disampaikan oleh Ibu Lusi, perwakilan Bhayangkari, yang merasa terbantu dalam mengatur pola hidup sehat di lingkup keluarga.
Melalui program ini, Polda Sumbar berkomitmen membangun lingkungan kerja yang proaktif terhadap kesehatan. Harapannya, seluruh personel tetap bugar dan siap memberikan pelayanan prima secara Presisi kepada masyarakat luas. (*)





