INGATLAH.COM – Penjaga gawang Persik Kediri, Leonardo Navacchio, tampil impresif dengan mencatatkan dua cleansheet dalam dua laga terakhir.
Sebelumnya, Navacchio sempat kebobolan tiga gol di pertandingan pembuka BRI Liga 1.
Kiper asal Brasil ini mengakui bahwa persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia sangat ketat, bahkan lebih kompetitif dari yang ia bayangkan.
“Sebagai penjaga gawang, tentu saya senang dengan catatan dua laga terakhir tanpa kebobolan,” katanya.
Meskipun secara keseluruhan ia dan kolega baru meraih kemenangan di satu pertandingan.
“Setelah kekalahan di laga pembuka, hasil ini sangat positif dan merupakan buah dari kerja keras seluruh tim,” ujar Leonardo yang musim lalu bermain di Liga Portugal.
Navacchio mengungkapkan bahwa persaingan di BRI Liga 1 sangat tidak terduga.
“Setiap tim bisa saling mengalahkan, dan tidak ada jaminan tim dengan peringkat lebih baik akan mudah menang,” ungkapnua.
“Saya cukup kaget dengan persaingan yang sangat ketat ini. Kami harus terus bekerja keras sepanjang musim untuk mencapai target memperbaiki posisi di klasemen akhir,” jelas kiper berusia 32 tahun ini.
Ia juga menyoroti perubahan regulasi terkait pemain asing yang semakin meningkatkan kualitas permainan di Liga 1.
Menurutnya, regulasi baru yang hanya memperbolehkan enam dari delapan pemain asing bermain dalam satu pertandingan membuat kompetisi semakin menarik.
“Pemain asing pun tidak selalu mendapatkan jaminan untuk dimainkan, dan ini menambah tantangan tersendiri. Saya juga melihat para pemain lokal semakin terpacu untuk meningkatkan kemampuan mereka, dan ini sangat baik bagi perkembangan sepak bola Indonesia,” tambah ayah dari satu putri itu
Leonardo Navacchio kini menjadi salah satu pemain kunci dalam upaya Persik Kediri untuk bersaing di papan atas klasemen BRI Liga 1 musim ini.
Berkat penampilannya yang terus menunjukkan peningkatan dan adaptasi cepat di liga yang semakin kompetitif.(*)





