INGATLAH.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau semakin memantapkan langkah menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Komitmen tersebut ditegaskan dalam apel kerja yang dipimpin Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Riau, Sapta Putra, di halaman Kantor Kejati Riau, Senin (2/2).
Apel kerja ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang pencanangan Deklarasi Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM yang dijadwalkan akan digelar dalam pekan ini.
Dalam amanatnya, Sapta Putra menekankan bahwa pencanangan WBBM bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen nyata seluruh insan Adhyaksa untuk menghadirkan tata kelola birokrasi yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM bukan formalitas belaka. Ini adalah wujud komitmen bersama untuk memberikan pelayanan yang profesional, bersih, dan bebas dari praktik korupsi,” tegas Sapta Putra di hadapan peserta apel.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh jajaran, khususnya pegawai yang telah ditunjuk melalui Surat Keputusan (SK), agar memahami dan menjalankan tugas sesuai peran masing-masing secara maksimal.
Menurut Sapta Putra, keberhasilan meraih predikat WBBM sangat ditentukan oleh integritas pribadi, kedisiplinan, serta konsistensi aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia berharap, melalui kerja kolektif dan komitmen bersama seluruh pegawai, Kejati Riau mampu mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan semakin mendapat kepercayaan masyarakat.
“Setiap pegawai memiliki peran strategis. Jaga integritas, tingkatkan disiplin, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan publik adalah aset utama yang harus kita rawat bersama,” ujar mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar tersebut.





