INGATLAH.COM – Seluruh rangkaian pertandingan pekan ke-18 Liga 2 musim 2025/2026 Grup A (wilayah barat) resmi berakhir pada Sabtu (31/1/2026) malam WIB.
Persaingan di papan atas kian memanas, sementara drama berbeda terjadi di papan bawah dengan Sriwijaya FC yang semakin terjerembap ke jurang degradasi.
Dua tim teratas, Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC, masih belum tergoyahkan.
Garudayaksa FC kokoh di puncak klasemen dengan 34 poin, hanya unggul satu angka dari Adhyaksa FC di posisi kedua dengan 33 poin.
Konsistensi kedua tim hingga akhir putaran kedua Championship League wilayah barat membuat persaingan menuju fase berikutnya semakin menarik.
Namun sorotan tajam justru mengarah ke kondisi Sriwijaya FC.
Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu kembali menelan hasil memalukan setelah dibantai Adhyaksa FC dengan skor telak 0-15 pada pekan ke-18.
Kekalahan tersebut kian memperparah kondisi Sriwijaya FC yang hingga kini baru mengoleksi 2 poin dari seluruh pertandingan.
Hasil itu membuat Sriwijaya FC berada di ambang degradasi ke Liga 3.
Kepastian turun kasta hanya tinggal menunggu waktu, terutama jika Persekat Tegal mampu meraih kemenangan pada laga berikutnya.
Sementara itu, laga penutup wilayah barat menyajikan duel sengit antara Persiraja Banda Aceh kontra PSPS Pekanbaru di Stadion H. Dimurthala.
Tuan rumah Persiraja keluar sebagai pemenang dengan skor ketat 4-3.
Persiraja membuka keunggulan lewat dua gol Flynn Gillespie pada menit ke-26 dan 65, dengan gol keduanya tercipta berkat assist A. Habib.
Keunggulan tuan rumah bertambah setelah Omid Popalzay, mantan pemain PSPS yang direkrut pada putaran kedua, mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-78.
PSPS sempat bangkit dan memperkecil ketertinggalan melalui gol pada menit ke-80 yang mengubah skor menjadi 3-1.
Di penghujung laga, M. Yasir kembali mencetak gol dan membuat kedudukan menipis menjadi 3-2. Namun, harapan PSPS pupus setelah Jackson Tiwu mencetak gol keempat Persiraja pada menit 90+2, sekaligus memastikan kemenangan tuan rumah.
Pada pertandingan lainnya, PSMS Medan sukses meraih kemenangan tipis 2-1 atas Bekasi City FC pada Jumat (30/1/2026). Sementara Garudayaksa FC harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 0-0 melawan Sumsel United.
Hasil imbang tanpa gol juga terjadi saat Persekat Tegal ditahan Persikad Depok pada Kamis (29/1/2026).
Keterpurukan Sriwijaya FC tak lepas dari krisis finansial yang melanda klub.
Banyaknya pemain inti yang hengkang membuat performa tim anjlok drastis sepanjang musim, dengan kekalahan 0-15 menjadi gambaran paling nyata kondisi internal klub.
Di sisi lain, PSPS Pekanbaru juga belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi. Tim berjuluk Askar Bertuah itu kini berada di peringkat kedelapan dengan 21 poin, hanya berjarak dua angka dari Persekat Tegal di posisi kesembilan, sehingga masih berpotensi terseret ke papan bawah pada laga-laga penentuan.
Klasemen Sementara Liga 2 Grup A Pekan ke-18:
1. Garudayaksa FC – 34 poin
2. Adhyaksa FC – 33 poin
3. Sumsel United – 31 poin
4. Bekasi City FC – 27 poin
5. Persiraja Banda Aceh – 27 poin
6. PSMS Medan – 26 poin
7. Persikad Depok – 23 poin
8. PSPS Pekanbaru – 21 poin
9. Persekat Tegal – 19 poin
10. Sriwijaya FC – 2 poin





