INGATLAH.COM – Iskandar Hoesin resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau untuk periode kedua.
Pengambilan formulir dilakukan pada Jumat (30/1/2026) melalui tim perwakilannya di Sekretariat Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua Umum KONI Riau.
Formulir pendaftaran diambil oleh Teuku Zainudin Balok, yang mendapat mandat langsung dari Iskandar Hoesin.
Dalam kesempatan tersebut, Balok menyampaikan bahwa pihaknya telah siap mendaftarkan Iskandar Hoesin sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Riau dan menargetkan pengembalian formulir pada Senin (2/2/2026).
“Alhamdulillah, kami mewakili Pak Iskandar Hoesin sudah siap mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Riau. Seluruh berkas dan persyaratan akan kami lengkapi sebelum pengembalian formulir pada Senin mendatang,” ujar Balok.
Ia menegaskan, Iskandar Hoesin telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh TPP, termasuk dukungan minimal dari empat KONI kabupaten/kota serta 18 pengurus provinsi cabang olahraga.
“Alhamdulillah, syarat dukungan sudah terpenuhi. Semoga niat baik ini mendapat ridho Allah SWT dan dapat diterima oleh seluruh insan olahraga di Provinsi Riau,” tambahnya.
Sementara itu, Iskandar Hoesin menegaskan kesiapannya kembali maju sebagai calon Ketua Umum KONI Riau setelah memperoleh izin dan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari kepala daerah hingga KONI kabupaten/kota dan pengurus provinsi cabang olahraga.
“Insya Allah saya kembali maju untuk periode kedua sebagai Ketua Umum KONI Riau. Sebelum mengambil keputusan ini, saya terlebih dahulu meminta izin dan dukungan dari kepala daerah. Alhamdulillah, setelah audiensi dengan Plt Gubernur Riau, beliau memberikan izin kepada saya untuk kembali maju,” ujar Iskandar.
Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan KONI kabupaten/kota serta Pengprov cabang olahraga yang tergabung dalam KONI Riau, dan mayoritas memberikan dukungan agar kepemimpinan dapat dilanjutkan.
“Kalau tidak mendapatkan kepercayaan dari kepala daerah, KONI kabupaten/kota, dan Pengprov cabang olahraga, tentu saya tidak akan maju kembali,” tegasnya.
Menurut Iskandar, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan sangat penting dalam membangun dan memajukan olahraga daerah, termasuk sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, dan para tokoh olahraga.
“Mudah-mudahan dengan niat untuk terus memberikan yang terbaik bagi olahraga Riau, langkah ini mendapat dukungan dari semua pihak,” katanya.
Iskandar juga berharap proses pemilihan Ketua Umum KONI Riau dapat berlangsung secara demokratis, sehat, dan sportif, tanpa adanya tekanan maupun intervensi terhadap pemilik suara.
“Silakan bersaing secara sehat dan sportif. Jangan ada tekanan atau intervensi terhadap KONI kabupaten/kota maupun Pengprov cabang olahraga yang telah memberikan dukungan. Niat saya murni untuk mengabdi bagi Riau melalui olahraga,” ujarnya.
Diketahui, rekam jejak Iskandar Hoesin di dunia olahraga Riau terbilang panjang dan sarat prestasi. Ia pernah membawa PSPS Pekanbaru dari Liga 1 ke Liga Utama, berkontribusi besar dalam perolehan medali emas cabang olahraga dayung pada PON Riau, serta mempersembahkan medali emas angkat besi saat menjabat sebagai Ketua PABBSI Riau.
Selama memimpin KONI Riau, berbagai terobosan strategis telah dilakukan, di antaranya menyelamatkan dan menyukseskan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera 2024 dengan Riau sebagai tuan rumah sekaligus keluar sebagai juara umum. Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kabupaten Kuantan Singingi juga berlangsung sukses.
Di tingkat nasional, pada PON Aceh–Sumut, di bawah kepemimpinannya, Provinsi Riau mampu mempertahankan posisi 10 besar nasional sekaligus meningkatkan perolehan medali.
Terobosan terbaru yang dilakukan Iskandar Hoesin adalah menetapkan Kabupaten Siak dan Kota Dumai sebagai tuan rumah bersama pelaksanaan Porprov Riau, sebagai upaya pemerataan pembangunan olahraga di daerah.





