BeritaUtama

Masih Eror, CPNS Beli e-Meterai Peruri dari Akun Orang Lain Apakah Bisa?

×

Masih Eror, CPNS Beli e-Meterai Peruri dari Akun Orang Lain Apakah Bisa?

Sebarkan artikel ini
Tidak bisa login di meterai-elektronik.com. (Foto: Ingatlah.com)
Tidak bisa login di meterai-elektronik.com. (Foto: Ingatlah.com)

INGATLAH.COM – Media sosial sedang ramai dengan berbagai keluhan dari warganet yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan e-meterai untuk pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Masalah yang dihadapi mulai dari layanan yang eror, stok e-meterai yang habis, hingga kegagalan dalam pembubuhan e-meterai.

Beberapa orang bahkan mengeluhkan bahwa setelah berhasil membeli, e-meterai yang diharapkan tidak muncul.

Melihat situasi ini, beberapa warganet yang masih memiliki stok e-meterai menawarkan bantuan kepada sesama peserta. Salah satu pengguna akun X @saycooo** menulis,

“Yang butuh ematerai aku msh ada 2 yaa 12k aja,” tulis akun X @saycooo**, Rabu (4/9/2024).

Baca Juga  Garudayaksa Datang Sebagai Raja, Pulang Tanpa Poin? Ini Prediksi Panasnya!

Namun, tawaran tersebut memicu pertanyaan dari beberapa warganet lain yang meragukan keamanan dan keabsahan menggunakan e-meterai yang dibeli melalui akun orang lain. Apakah hal tersebut diperbolehkan?

Masalah ini muncul mendekati penutupan pendaftaran CPNS pada Jumat (6/9/2024), menyebabkan antrean panjang di layanan e-meterai dan kesulitan dalam mengakses situs resminya.

Banyak yang khawatir tidak dapat menyelesaikan pendaftaran tepat waktu karena masalah teknis ini.

Menanggapi situasi tersebut, Peruri menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi dalam proses pembelian dan pembubuhan e-meterai, khususnya terkait pendaftaran CPNS 2024.

Baca Juga  Jadwal Pengangkatan CPNS 2024 Resmi Ditetapkan, Ini Rinciannya

“Atas kondisi dimaksud, Peruri menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang terjadi dalam proses pembelian dan pembubuhan meterai elektronik (e-meterai), khususnya dalam proses pendaftaran CASN 2024,” ujarnya terpisah, Rabu.

Pihaknya berjanji sedang melakukan langkah terbaik untuk memulihkan layanan agar situs e-meterai kembali berfungsi dengan normal.

“Kami akan terus memberikan pembaruan informasi mengenai layanan e-meterai sebagai bentuk transparansi kepada publik,” ujar pihak Peruri pada Rabu. (*)