Pekanbaru

Jaringan Curanmor Antarprovinsi Dibongkar, Pelaku Beraksi di 17 TKP di Pekanbaru

×

Jaringan Curanmor Antarprovinsi Dibongkar, Pelaku Beraksi di 17 TKP di Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berskala besar yang meresahkan warga Kota Pekanbaru berhasil diungkap jajaran Polresta Pekanbaru.

Para pelaku diketahui telah beraksi di sedikitnya 17 tempat kejadian perkara (TKP) yang seluruhnya berada di wilayah Kota Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta mengungkapkan, pengungkapan kasus ini bermula dari analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sejumlah lokasi kejadian.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, mereka telah melakukan pencurian di 17 TKP di wilayah Kota Pekanbaru. Kasus ini berhasil kami ungkap dari rekaman CCTV,” ujar Kombes Pol Muharman Arta.

Baca Juga  Terungkap, Ini Identitas Mahasiswi Korban Tabrak Lari Maut di Jalan Siak 2 Pekanbaru

Dari hasil pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut, polisi menemukan bahwa komplotan ini merupakan bagian dari jaringan antarprovinsi yang beroperasi di wilayah Provinsi Riau dan Provinsi Jambi.

“Ini merupakan jaringan antarprovinsi, khususnya di Riau dan Jambi,” jelasnya.

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan dua tersangka utama berinisial DD dan DK. Sementara satu tersangka lainnya berinisial DE masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Dua tersangka utama sudah kami amankan, sedangkan satu tersangka lainnya masih dalam pencarian untuk informasinya sudah kami kantongi,” tambah Kapolresta.

Baca Juga  Motor Hilang Misterius, Pengendara Kecelakaan di Jalan Naga Sakti Pekanbaru Meninggal Dunia

Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif para pelaku melakukan curanmor adalah untuk mendapatkan uang guna membeli narkotika dan bermain judi online.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP baru dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa kendaraan hasil curian dan alat yang digunakan para pelaku.

Polresta Pekanbaru menegaskan akan terus melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.