BeritaSiakUtama

Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan

×

Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan

Sebarkan artikel ini

SIAK – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, melakukan kunjungan kerja ke Dusun Rimba Cempedak, Kecamatan Kerinci Kanan, Kamis (15/1/2026). Dusun tua tersebut hingga kini belum menikmati aliran listrik, meski telah berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka.

Kehadiran Afni, yang merupakan bupati perempuan pertama di Kabupaten Siak, disambut antusias oleh masyarakat setempat. Dalam dialog bersama warga, Afni menanyakan prioritas utama kebutuhan masyarakat, apakah pembangunan jalan atau penyediaan listrik. Secara serentak, warga menyampaikan bahwa listrik merupakan kebutuhan paling mendesak.

“Insya Allah, saya bersama camat dan penghulu akan berjuang agar dusun ini secepatnya mendapatkan aliran listrik. Jika perlu, kita akan memohon langsung kepada Gubernur serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi,” ujar Afni.

Baca Juga  Telkomsel Raih Penghargaan Rintisan Teknologi Industri 2025 lewat 5G in The Box

Mantan wartawan tersebut mengatakan, kunjungan ini merupakan kali pertamanya meninjau langsung Dusun Rimba Cempedak setelah menerima informasi bahwa kampung tua itu belum tersentuh penerangan listrik.

Menurut Afni, ketiadaan listrik menjadi salah satu faktor penghambat utama dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Salah seorang warga, Milhaini, yang telah lebih dari 20 tahun menetap di dusun tersebut, berharap kunjungan Bupati Siak dapat membawa perubahan nyata bagi kampungnya.

“Kami berharap kampung kami bisa terang seperti kampung-kampung lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Kebakaran Hebat di Jalan Delima Pekanbaru Viral

Selain persoalan listrik, Afni juga menyoroti status lahan Dusun Rimba Cempedak yang berada dalam kawasan PTPN VI. Ia menegaskan akan memperjuangkan pelepasan wilayah dusun tersebut melalui mekanisme adendum dengan luasan tertentu.

“Dusun ini sudah ada jauh sebelum kemerdekaan, namun kini berada dalam kawasan PTPN. Hal ini harus kita perjuangkan bersama,” katanya.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan pemenuhan listrik sebagai infrastruktur dasar, sekaligus membuka jalan bagi pengakuan wilayah dan pembangunan berkelanjutan di Dusun Rimba Cempedak.*