INGATLAH – PSPS Pekanbaru harus menelan pil pahit usai gagal mempertahankan keunggulan dan menyerah dengan skor dramatis 2-3 dari Sumsel United dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025–2026.
Laga tersebut berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (10/1/2026) sore.
Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan bagi tim berjuluk Askar Bertuah, lantaran PSPS sempat unggul dua kali dan menghadapi tuan rumah yang harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-30.
Namun, keunggulan jumlah pemain tak mampu dimaksimalkan oleh tim tamu hingga peluit panjang berbunyi.
Sejak awal pertandingan, PSPS tampil percaya diri meski bermain di kandang lawan. Anak asuh Aji Santoso berani mengambil inisiatif serangan dan mampu mengimbangi permainan Sumsel United.
Pada laga ini, Aji Santoso menurunkan lima pemain anyar, yakni Brandon Scheunemann, Misbakus Sholikin, Reza Kusuma, Ilham Syafri, dan Vieri Donny, yang membuat lini tengah dan pertahanan PSPS terlihat cukup solid di awal laga.
PSPS membuka keunggulan pada menit ke-21 setelah wasit menunjuk titik putih akibat handball pemain belakang Sumsel United.
Ilham Fathoni yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa PSPS unggul 1-0.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Lima menit berselang, Sumsel United menyamakan kedudukan lewat gol Juninho Cabral pada menit ke-26.
PSPS kembali merespons cepat. Dua menit kemudian, Vieri Donny mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang Ilham Fathoni, mengubah skor menjadi 2-1 untuk PSPS.
Petaka bagi tuan rumah terjadi pada menit ke-30. Kapten tim Sumsel United, Rachmad Hidayat, harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras.
Unggul jumlah pemain, PSPS tetap kesulitan menekan secara maksimal. Hingga turun minum, skor 2-1 untuk keunggulan PSPS tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Sumsel United justru tampil lebih agresif meski bermain dengan sepuluh pemain. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-52.
Kahar Kalu sukses menyundul bola hasil umpan Fatchurochman untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
PSPS berupaya bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang tercipta melalui Asir Azis, Reza Kusuma, dan Rafly Selang, namun buruknya penyelesaian akhir membuat peluang emas tersebut gagal berbuah gol.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Sumsel United justru mampu mencetak gol penentu kemenangan.
Mengutip laporan MCRiau, pada menit ke-90, Diego Dall’Oca berhasil menjebol gawang PSPS dan memastikan kemenangan dramatis 3-2 bagi tuan rumah. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tambahan tiga poin membuat Sumsel United semakin kokoh di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 28 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Garudayaksa yang mengoleksi 29 poin.
Sementara itu, PSPS Pekanbaru masih tertahan di posisi ketujuh klasemen dengan 17 poin, unggul selisih gol atas Persekat Tegal dan PSMS Medan yang menempati peringkat kedelapan dan kesembilan. (*)





