INGATLAH – Fenomena sinkhole atau tanah amblas di Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, masih menunjukkan pergerakan tanah hingga Selasa (6/1/2026).
Kondisi tersebut membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota meningkatkan kewaspadaan dengan memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi risiko yang membahayakan keselamatan warga.
Komandan Regu Tim Reaksi Cepat BPBD Limapuluh Kota, Alexandra, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan struktur tanah di sekitar lubang masih mengalami perubahan.
“Hingga saat ini pergerakan tanah masih terus terjadi. Karena itu kami mengantisipasi dengan memasang garis polisi di sekitar sinkhole,” ujar Alexandra kepada awak media.
Ia menjelaskan, berdasarkan pendataan awal, sinkhole tersebut memiliki panjang sekitar 10 meter, lebar tujuh meter, dan kedalaman mencapai 5,7 meter.
Ukuran tersebut dinilai cukup berbahaya, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar kawasan permukiman dan lahan pertanian.
BPBD bersama aparat kepolisian dan pemerintah nagari khawatir lubang tersebut dapat semakin meluas jika pergerakan tanah terus berlanjut.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mendekati area yang telah dipasangi police line.
“Kami mengimbau warga agar mematuhi peringatan dan tidak melewati garis polisi demi keselamatan bersama,” tegasnya.
BPBD Limapuluh Kota saat ini masih melakukan pemantauan intensif sembari menunggu langkah mitigasi lanjutan untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh fenomena alam tersebut. (*)





