INGATLAH – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat meresmikan fasilitas hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMKN 1 Padang, Senin (5/1).
Dalam agenda tersebut, Wamendikdasmen didampingi langsung oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah.
Atip Latipulhayat menegaskan bahwa revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk memenuhi amanat konstitusi dalam mencerdaskan bangsa.
Program ini menjangkau seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, pendidikan dasar, menengah, hingga SLB dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
“Perhatian Presiden RI terhadap kelayakan fasilitas pendidikan sangat besar. Meski fasilitas bukan tujuan akhir pendidikan, keberadaannya menjadi sarana penting untuk menghadirkan proses pembelajaran yang bermutu,” jelas Atip.
Beliau juga mendorong percepatan perbaikan fasilitas pendidikan yang sudah lama terbengkalai melalui metode swakelola, sembari berpesan agar aset yang sudah ada dirawat dengan baik.
“Sekolah yang telah direvitalisasi ini tolong dirawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar mengajar,” tuturnya.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi dukungan pusat terhadap pengembangan SDM di daerahnya melalui pembangunan sekolah dan ruang kelas baru.
Namun, Mahyeldi juga menyoroti kondisi darurat pascabencana hidrometeorologi yang melanda Sumbar akhir November lalu.
“Sekolah-sekolah yang berada di daerah rawan banjir dan longsor perlu kita rencanakan relokasinya demi keselamatan peserta didik,” ungkap Mahyeldi saat melaporkan kondisi sekolah yang tak lagi layak pakai.
Kepala SMKN 1 Padang, Zulkifli, mengungkapkan bahwa paket revitalisasi yang diterima mencakup ruang praktik siswa, kelas baru, UKS, toilet, serta berbagai sarana penunjang.
“Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja,” kata Zulkifli mengakhiri. (*)





