Pekanbaru

Libur Nataru, Bandara SSK II Pekanbaru Layani 192 Ribu Penumpang

×

Libur Nataru, Bandara SSK II Pekanbaru Layani 192 Ribu Penumpang

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Arus penumpang di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru mengalami peningkatan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Sepanjang periode 15 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, bandara kebanggaan masyarakat Riau itu melayani sebanyak 192.245 penumpang dengan total 1.326 pergerakan pesawat.

Jumlah tersebut menunjukkan pertumbuhan penumpang sebesar 4,5 persen dan peningkatan pergerakan pesawat mencapai 9,1 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

Capaian ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan transportasi udara.

Baca Juga  Kasus Korupsi KUR Rp1,9 Miliar di Pekanbaru Masuk Sidang, 4 Tersangka Segera Diadili

Executive General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan lonjakan penumpang paling terasa menjelang akhir masa libur Nataru.

“Pada 3 Januari 2026 terjadi peningkatan cukup signifikan. Tercatat sebanyak 11.843 penumpang dilayani dengan total 75 pergerakan pesawat,” ujar Achmad, Minggu (4/1/2026).

Dari jumlah tersebut, penumpang keberangkatan tercatat sebanyak 5.934 orang dengan 38 pergerakan pesawat, sementara penumpang kedatangan mencapai 5.909 orang dengan 37 pergerakan pesawat.

“Data ini menunjukkan keseimbangan arus penumpang masuk dan keluar di Bandara SSK II,” jelasnya.

Ia menambahkan, Posko Terpadu Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dijadwalkan berakhir pada 4 Januari 2026.

Baca Juga  Polri Luncurkan Layanan Pengaduan Berbasis Barcode, Masyarakat Bisa Laporkan Oknum Bermasalah 

Hingga hari terakhir pelaksanaan, pihak bandara terus memperkuat layanan operasional guna memastikan kenyamanan dan keselamatan para penumpang.

“Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II terus menghadirkan berbagai upaya peningkatan pelayanan agar penumpang mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan,” ungkap Achmad.

Menurutnya, sinergi dan kesiapsiagaan seluruh unsur operasional bandara menjadi kunci sukses kelancaran pelayanan selama periode Nataru.

Hal tersebut sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara yang aman, nyaman, dan andal.