INGATLAH – Memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), geliat pariwisata di Kota Padang mulai terlihat.
Sejumlah objek wisata unggulan mulai didatangi pelancong, dengan konsentrasi massa terbesar terpantau di dua titik utama, yakni Pantai Padang dan Daya Tarik Wisata (DTW) Gunung Padang.
Meski terjadi kenaikan jumlah pengunjung, Dinas Pariwisata Kota Padang mencatat tren kunjungan tahun ini tidak sekuat periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kota Padang, Diko Riva Utama, menjelaskan bahwa lonjakan wisatawan di Pantai Padang cenderung terjadi pada waktu-waktu tertentu.
“Kalau untuk peningkatan (wisatawan) di libur Nataru ini pastinya ada, namun tidak seperti saat libur Nataru di tahun-tahun sebelumnya. Pengunjung mendatangi pantai pada pagi dan sore,” ungkap Diko Riva Utama, Sabtu (27/12).
Selain kawasan pantai, DTW Gunung Padang juga menjadi favorit bagi mereka yang menyukai aktivitas fisik di pagi hari.
Namun, Diko mengakui bahwa pertumbuhan angka kunjungannya masih tergolong landai.
“Kedatangan wisatawan tidak cukup signifikan, biasanya pengunjung menaiki Gunung Padang saat pagi hari,” tambahnya.
Berbeda dengan Pantai Padang, dua destinasi populer lainnya yaitu Pantai Air Manis dan Pasir Jambak justru sepi peminat pada musim liburan kali ini.
Penurunan jumlah kunjungan yang drastis di kedua lokasi tersebut diduga kuat merupakan dampak dari bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Kondisi di dua destinasi itu jauh menurun terutama pascabencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu,” pungkas Diko.
Situasi ini menggambarkan bahwa pemulihan pascabencana masih memengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung ke beberapa titik wisata tertentu di Kota Padang. (*)





