Berita

Pj Sekda Jasman Lantik 1.316 PPPK Paruh Waktu di Dharmasraya

×

Pj Sekda Jasman Lantik 1.316 PPPK Paruh Waktu di Dharmasraya

Sebarkan artikel ini

INGATLAH –  Di bawah langit yang teduh, ribuan wajah yang semula tegang perlahan mencair dalam tangis haru, suasana syahdu menyelimuti halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Rabu (24/12).

Hari ini menjadi titik balik bagi 1.316 tenaga honorer yang akhirnya resmi menyandang status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Mewakili Bupati Annisa Suci Ramadhani, Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kabupaten Dharmasraya, Jasman memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah dan janji bagi tenaga guru, kesehatan, hingga tenaga teknis tersebut.

Bagi para peserta, momen ini bukan sekadar seremoni formal. Banyak di antara mereka telah mengabdi selama lima, sepuluh, bahkan lima belas tahun dalam ketidakpastian.

Air mata yang jatuh di sela-sela barisan menjadi saksi bisu betapa panjang perjuangan yang mereka tempuh hingga akhirnya negara mengetuk pintu pengabdian mereka secara resmi.

Baca Juga  Wali Kota Padang Salurkan Santunan BKPRMI untuk Korban Banjir Bandang

Hamdan Setiawan, salah satu PPPK dari Dinas Kominfo yang telah mengabdi selama delapan tahun, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya.

“Sempat ada rasa galau tentang kelanjutan karier, tetapi hari ini semuanya terasa lebih terang. Alhamdulillah, terima kasih kepada Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang telah memperjuangkan nasib kami,” ungkap Hamdan yang didampingi istrinya.

Dalam amanatnya, Pj Sekda Jasman menekankan tiga pilar yang harus tertanam kuat di sanubari setiap aparatur baru:

  1. Disiplin: Jasman mengibaratkan disiplin dengan keteraturan alam semesta. Aparatur dituntut menghargai waktu dan tidak menunda pekerjaan.

  2. Loyalitas: Kesetiaan yang utuh kepada pimpinan, aturan, dan pekerjaan demi kepentingan publik.

  3. Integritas: Kejujuran menjadi napas utama dalam bekerja. Aparatur diminta terbuka dan memberikan masukan yang benar kepada pimpinan.

“Mereka yang tidak disiplin secara perlahan akan tereliminasi dari sistem kerja yang menuntut ketepatan dan tanggung jawab. Integritas adalah penopang utama kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegas Jasman di hadapan peserta yang menyimak penuh khidmat.

Baca Juga  Polisi Tembak Polisi di Sumbar, Begini Kata Kapolda

Siap Siaga di Tengah Akselerasi Pembangunan

Mengingat ritme kerja Bupati dan Wakil Bupati yang sangat tinggi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, Jasman mengingatkan para PPPK untuk selalu dalam posisi siap siaga.

Persoalan mendesak seperti jalan berlubang atau jembatan rusak bisa muncul kapan saja, sehingga perangkat komunikasi harus selalu aktif untuk koordinasi cepat.

Jasman juga memberikan pesan khusus kepada keluarga yang hadir agar senantiasa mendukung para aparatur.

Dengan status baru ini, tanggung jawab yang dipikul semakin besar, sehingga pengertian dari keluarga menjadi penguat agar mereka tetap konsisten menjalankan tugas negara. (*)