INGATLAH.COM – Menjelang penghujung tahun 2025, Kota Pekanbaru kembali dihadapkan pada gelombang aksi kriminal yang memicu keresahan publik.
Sejumlah kasus pencurian dengan kekerasan (curas) hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ramai diperbincangkan setelah rekaman aksinya tersebar luas di media sosial.
Beragam modus kejahatan terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di berbagai platform, mulai dari penjambretan di siang hari hingga aksi curanmor yang melibatkan pasangan suami istri.
Namun ironisnya, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait maraknya kasus-kasus tersebut.
Redaksi Ingatlah.com telah berupaya mengonfirmasi Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, sejak Minggu (22/12/2025). Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan yang diberikan meski dihubungi berulang kali.
- Aksi Jambret di Kartama Terekam CCTV
Salah satu peristiwa yang menyita perhatian terjadi di sebuah gang di Jalan Kartama, Kecamatan Marpoyan Damai, Minggu (21/12/2025) sore.
Aksi tersebut terekam CCTV dan diunggah akun Instagram @cctvpekanbaru1.
Dalam video berdurasi 28 detik itu terlihat dua pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX merah membuntuti seorang perempuan yang berjalan sendirian.
Saat situasi dirasa aman, salah satu pelaku turun dan merampas tas samping korban sebelum melarikan diri dengan kecepatan tinggi. Korban tampak panik dan berteriak meminta pertolongan.
- Jambret Ponsel di Jalan Hangtuah
Aksi penjambretan juga terjadi di Jalan Hangtuah, Kecamatan Sail, tepatnya di depan Momoyo Pasar Sail, Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 10.40 WIB.
Kejadian ini kembali terekam CCTV dan viral setelah diunggah akun @cctvpekanbaru1.
Dua pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam tanpa pelat nomor nekat beraksi di siang bolong.
Mereka memepet korban yang tengah melambat di persimpangan, lalu merampas ponsel korban dan kabur meninggalkan lokasi.
- Pasutri Curanmor Bawa Balita
Tak kalah menghebohkan, warganet juga dibuat geram dengan viralnya video dugaan aksi curanmor yang dilakukan pasangan suami istri.
Video berdurasi 59 detik yang diunggah akun @cctvpekanbaru memperlihatkan sedikitnya lima aksi pencurian di lokasi berbeda.
Pasangan tersebut disebut kerap berganti sepeda motor untuk melancarkan aksinya, mulai dari Honda Blade hingga Honda Beat.
Yang paling memprihatinkan, dalam beberapa aksi mereka terlihat membawa seorang balita yang masih dibedong.
Sasaran pencurian pun beragam, mulai dari warung makan, pertokoan, hingga lapak jajanan pinggir jalan.
Unggahan itu langsung dibanjiri komentar warganet yang mendesak polisi bertindak tegas.
“Kalau ketangkap jangan kasih ampun,” tulis akun @prayogi8934.
“Sudah sering kejadian, tolong ditindak,” komentar akun @nailylubis.
Bahkan, salah satu akun yang mengaku sebagai korban menyebut telah melapor ke pihak berwajib, namun belum mendapat perkembangan berarti.
- Publik Menanti Tindakan Tegas
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait rangkaian aksi kriminal yang viral tersebut.
Kondisi ini membuat masyarakat semakin khawatir, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga.
Warga berharap aparat penegak hukum segera meningkatkan patroli, mengungkap para pelaku, serta memberikan rasa aman agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Pekanbaru kembali kondusif.





