INGATLAH – Stadion Haji Agus Salim menjadi saksi bisu pecahnya kebuntuan kemenangan Semen Padang FC dalam lanjutan BRI Super League, Senin (22/12) malam WIB.
Tim berjuluk Kabau Sirah ini berhasil mengamankan poin penuh setelah menundukkan raksasa ibu kota, Persija Jakarta, dengan skor tipis 1-0 melalui laga yang dipenuhi tensi tinggi dan intervensi teknologi.
Kemenangan ini menjadi harapam di tengah padang pasir bagi Irsyad Maulana dan kolega yang telah mengalami paceklik kemenangan dalam beberapa laga terakhir.
Meski tambahan tiga poin ini belum mampu mengangkat posisi mereka dari zona degradasi (peringkat 16 dengan 10 poin), hasil ini menjadi injeksi moral yang masif bagi kebanggaan Ranah Minang.
Petaka bagi tim tamu bermula ketika gelandang muda mereka, Figo Denis, harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu kuning kedua di babak pertama.
Kehilangan motor serangan membuat Persija kesulitan mengembangkan permainan secara konsisten.
Puncak drama terjadi di menit ke-83. Tekanan yang dibangun Semen Padang memaksa lini pertahanan Persija melakukan kesalahan fatal.
Bek senior Jordi Amat secara tidak sengaja menceploskan bola ke gawang sendiri, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk tuan rumah.
Kondisi Persija semakin memburuk di masa injury time babak kedua ketika Fabio menyusul keluar lapangan akibat kartu merah langsung, menyisakan hanya sembilan pemain di arena pertandingan.
Drama VAR dan Gol yang Dianulir
Laga mencapai titik didih pada menit ke-90+10. Persija sempat bersorak ketika Maxwell Souza berhasil menggetarkan jala gawang Semen Padang melalui skema serangan kilat.
Namun, keriuhan tersebut seketika bungkam setelah wasit memutuskan untuk melakukan tinjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Hasil tinjauan menyatakan gol tersebut tidak sah lantaran Aliano dianggap melakukan pelanggaran dalam proses terjadinya gol.
Keputusan ini mengunci kemenangan tipis bagi tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan.
Bagii Persija, kekalahan ini merupakan pil pahit yang menggagalkan ambisi mereka menyalip Persib Bandung di posisi runner-up.
Tim besutan Thomas Doll tersebut kini tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 29 poin, terpaut dua angka dari sang rival abadi. (*)





