INGATLAH.COM – Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri memastikan hanya menyediakan 5.000 tiket untuk laga kandang menghadapi Persis Solo.
Keputusan tersebut diambil seiring keluarnya izin dari pihak kepolisian agar Persik dapat kembali bermain di markas sendiri.
Ketua Panpel Persik Kediri, Tri Widodo, menegaskan bahwa jumlah tiket bukan menjadi persoalan utama.
Menurutnya, yang terpenting adalah kepastian izin dari Polres Kediri Kota sehingga Persik bisa kembali merumput di Stadion Brawijaya.
“Sesuai kesepakatan, kami menyiapkan 5.000 tiket untuk laga Persik Kediri melawan Persis Solo nanti,” ujar Tri Widodo.
Ia mengungkapkan sebelumnya sempat beredar kabar bahwa pertandingan tersebut tidak dapat digelar di Stadion Brawijaya.
Oleh karena itu, Panpel lebih memilih bersyukur atas keluarnya izin bermain di kandang sendiri, meski dengan kuota penonton yang terbatas.
“Sebelumnya ada kabar laga ini tidak bisa digelar di Stadion Brawijaya. Jadi kami sangat bersyukur akhirnya diizinkan bermain di kandang sendiri. Soal kuota tiket, tidak menjadi masalah. Bermain di rumah sendiri tentu jauh lebih nyaman dibanding harus ke luar kota,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Tri Widodo juga menegaskan bahwa Panpel melarang kehadiran suporter tim tamu pada pertandingan tersebut.
Kebijakan ini mengacu pada regulasi dari I.League yang hingga kini masih melarang suporter melakukan perjalanan tandang (awaydays).
“Kami mengimbau suporter Persis Solo untuk tidak datang ke Kediri. Hal ini sesuai dengan arahan I.League yang masih melarang kehadiran suporter tim tamu di kandang lawan,” tegasnya.
Dengan kebijakan tersebut, Panpel berharap laga Persik Kediri kontra Persis Solo dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan kenyamanan bagi tuan rumah maupun perangkat pertandingan.(*)





