INGATLAH – Gairah investasi berbasis syariah di Indonesia mencapai babak baru. PT Avrist Asset Management melaporkan bahwa produk terbaru mereka, Reksa Dana Syariah Avrist Sukuk Berkah 9, sukses terjual habis (100% kuota terserap) bahkan sebelum masa penawaran resmi berakhir.
Tingginya minat investor konservatif dan moderat membuat penawaran yang semula dijadwalkan hingga 10 Desember 2025, terpaksa ditutup lebih awal.
Produk ini menarik perhatian besar berkat janji imbal hasil indikatif sebesar 6,0% nett per tahun dengan proteksi pokok investasi melalui underlying asset sukuk korporasi berkualitas.
Sinergi Historis dengan Bank Muamalat
Peluncuran ini tidak hanya sekadar soal angka, tetapi juga mencatat sejarah sebagai kolaborasi pertama Avrist Asset Management dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sebagai Bank Kustodian.
Sinergi ini menjamin tata kelola investasi yang sepenuhnya transparan dan sesuai dengan koridor syariah.
Presiden Direktur Avrist Asset Management, Cholis Baidowi, mengungkapkan bahwa produk ini adalah jawaban atas meningkatnya kesadaran masyarakat akan pilihan investasi yang halal namun tetap kompetitif.
“Kami sangat antusias dengan peluncuran ini. Produk ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan investor yang mencari imbal hasil kompetitif sekaligus mendapatkan proteksi atas pokok investasi, didukung oleh underlying asset sukuk korporasi yang berkualitas,” jelas Cholis Baidowi.
Senada dengan itu, Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menekankan pentingnya kehadiran bank kustodian syariah untuk mendukung pertumbuhan efek syariah yang kian pesat.
“Insya Allah Bank Kustodian Muamalat dapat memberikan kemudahan bagi para investor untuk mengelola aset secara lebih efisien dan terukur sesuai dengan prinsip syariah,” ujar Imam Teguh Saptono.
Keunggulan Produk dan Kemudahan Akses Digital
Reksa Dana Syariah Avrist Sukuk Berkah 9 menawarkan skema pembagian hasil berkala setiap tiga bulan selama tenor tiga tahun. Keamanan investasi ini ditopang oleh portofolio strategis:
-
70% – 100% pada Sukuk Korporasi (Utamanya Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II OKI Pulp and Paper Mills Tahap III 2025).
-
0% – 30% pada instrumen pasar uang atau deposito syariah.
Kemudahan akses menjadi kunci sukses produk ini. Melalui integrasi aplikasi mobile banking Bank Muamalat (M-DIN) yang bekerja sama dengan FUNDtastic, nasabah dapat melakukan pendaftaran hingga pemantauan portofolio secara real-time dalam satu genggaman.
Langkah ini mempertegas posisi kedua lembaga dalam memperluas ekosistem keuangan syariah digital di Indonesia. (*)





