INGATLAH – Upaya perbaikan ruas jalan Lembah Anai yang menjadi penghubung utama Padang–Bukittinggi terus dikebut.
Demi memastikan pekerjaan berjalan optimal dan aman, akses jalur tersebut kembali diberlakukan penutupan sementara.
Kebijakan ini diterapkan untuk mendukung proses perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan cukup parah.
Penutupan dilakukan agar aktivitas alat berat dan pekerja tidak terganggu oleh arus kendaraan, sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai target.
Penempatan portal penutup jalan dilaksanakan oleh Polda Sumatera Barat (Sumbar) bersama PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), dengan melibatkan sejumlah pihak terkait, di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (13/12).
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Siddiq, menyampaikan bahwa meski akses utama dibatasi, kepolisian tetap memberikan kelonggaran terbatas bagi pengendara tertentu.
“Pengendara sepeda motor masih diperbolehkan melintas, namun harus sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, seperti akses yang dibuka pada pukul 06.00-08.00 WIB dan sore hari pukul 16.30-18.30 WIB,” ujar Kombes Reza.
Ia menambahkan, pengaturan waktu tersebut disusun untuk tetap mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat sekitar tanpa mengorbankan keselamatan dan kelancaran pekerjaan.
Menurutnya, pengertian dari para pengguna jalan sangat dibutuhkan, mengingat jalur Lembah Anai memiliki peran strategis dalam konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat.
“Dihimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar bersabar dan doakan agar perbaikan jalan tersebut dapat segera selesai dengan baik tepat pada waktu yang sudah direncanakan,” katanya.
Selama masa penutupan, pengguna jalan diarahkan untuk memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia.
Polda Sumbar menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan dan kualitas hasil perbaikan menjadi prioritas utama, agar Jalan Lembah Anai nantinya dapat kembali digunakan secara optimal sebagai akses vital antar kota di Sumatera Barat. (*)





