INGATLAH – Meskipun cuaca mendung usai hujan di Padang, kebakaran hebat menghanguskan empat bangunan di kawasan padat penduduk Jalan Berok Raya Siteba, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Senin malam (8/12/2025).
Tiga warung milik Erviandi (bakso), Anang (kelapa dan nasi), dan Elli (lotek) serta satu rumah tinggal dilaporkan ludes dilalap si jago merah.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menerima laporan pada pukul 21.00 WIB dan langsung mengerahkan unit ke lokasi dalam waktu satu menit.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, membenarkan kejadian tersebut dan merinci kerugian material awal ditaksir mencapai Rp700 juta dengan luas area terdampak sekitar 300 meter persegi.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Rendi yang melihat kobaran api membesar.
Damkar Padang segera merespons dengan mengerahkan delapan unit armada dan sekitar 90 personel dari Pleton C.
Perjuangan di Akses Sempit
Meskipun lokasi kebakaran berjarak tiga kilometer dari pos Damkar dan ditempuh hanya dalam lima menit, proses pemadaman menghadapi tantangan berat.
“Proses pemadaman berlangsung menantang karena lokasi berada di kawasan permukiman padat dengan akses jalan sempit,” jelas Rinaldi.
Namun, berkat kesigapan personel, api berhasil dilokalisasi dan dicegah agar tidak merambat lebih luas.
Petugas Damkar berhasil menyelamatkan aset berharga di sekitar lokasi, yang ditaksir bernilai hingga Rp2 miliar, termasuk enam rumah warga dan satu bangunan masjid.
Rinaldi menyebut kebakaran ini berdampak langsung pada tiga Kepala Keluarga (KK) dengan total enam penghuni. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Saat ini, tim gabungan dari Damkar, Polri, TNI, PLN, PMI, dan aparat pemerintahan setempat tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan penanganan lanjutan. (*)





