INGATLAH.COM – Samsung melalui Galaxy S25 FE terus memfokuskan pemanfaatan kecerdasan buatan generatif dengan menghadirkan integrasi Gemini AI yang diklaim mampu meningkatkan kualitas edit foto secara cepat dan lebih akurat.
Melalui perkembangan kecerdasan buatan generatif semakin meluas, kini untuk mengedit foto hanya dengan memberikan instruksi teks dan langsung memunculkan hasil yang terbaik.
Survei Adobe menyebut empat dari lima orang sudah pernah menggunakan AI untuk membuat gambar. Kelompok Gen Z menjadi pengguna paling aktif dengan angka sekitar 85 persen. Meski begitu, mayoritas prompt yang dibuat masih terlalu singkat.
“Sekitar 77 persen pembuat prompt percaya bahwa penggunaan kata yang lebih deskriptif adalah cara paling efektif untuk menghasilkan gambar AI sesuai keinginan,” mengutip laporan Adobe.
Galaxy S25 FE disebut hadir dengan aplikasi Gemini AI lengkap, termasuk Gemini Deep Research dan Gemini Nano Banana.
Teknologi ini terintegrasi dengan kamera dan galeri sehingga pengguna bisa langsung mengedit tanpa aplikasi tambahan.
“Semakin deskriptif dan spesifik sebuah prompt, maka semakin tepat pula hasil visual yang dihasilkan AI,” tulis penjelasan dalam panduan penggunaan Gemini AI di perangkat tersebut.
Beberapa langkah dasar disarankan untuk mendapatkan hasil edit yang sesuai, antara lain menentukan subjek utama, detail perubahan, menggunakan bahasa deskriptif, memilih gaya visual, hingga melakukan penyempurnaan jika hasil awal belum maksimal.
Artikel tersebut juga memberikan contoh prompt yang bisa diterapkan langsung pada Gemini AI, seperti:
1. Vintage Elegan
“Terapkan tampilan film vintage yang hangat dengan butiran lembut, bayangan memudar, tone cokelat yang redup, dan vignette halus. Pertahankan warna kulit tetap natural dan perkuat suasana retro.”
2. Polaroid Retro 90-an
“Buat bingkai polaroid retro dengan sedikit overexposure, tone pastel, cap tanggal, dan efek highlight yang mekar lembut. Tambahkan nuansa analog yang autentik.”
3. Wisuda Dramatis
“Perindah potret wisuda dengan pencahayaan ala studio, latar bersih, detail tajam pada toga, efek glow lembut, dan sentuhan editorial profesional.”
4. My Younger Self Couple
“Hasilkan versi masa kecil yang berdiri di samping pasangan, mempertahankan kemiripan wajah serta memberi nuansa emosional yang hangat.”
5. Editorial Majalah
“Ubah gambar menjadi gaya editorial high-fashion dengan kontras tegas, tekstur glossy, bayangan terkontrol, dan komposisi dramatis.”
Galaxy S25 FE juga membawa konfigurasi tiga kamera belakang 50MP utama (OIS), 12MP ultrawide, dan 8MP telefoto 3x optical zoom, serta kamera depan 12MP. Sensor besar dan processing AI ProVisual Engine membuat kualitas gambar lebih detail dan stabil, termasuk dalam kondisi minim cahaya.
Kombinasi kamera dan AI ini disebut membuat hasil pengeditan terlihat lebih natural karena AI bekerja dari foto dengan kualitas dasar tinggi.
Galaxy S25 FE juga dibekali Gemini Nano Banana, model AI on-device yang dapat memproses prompt langsung di perangkat tanpa koneksi internet.
“Kemampuan on-device ini membuat pengeditan berlangsung lebih cepat, aman, dan efisien,” ujar penjelasan Samsung dalam fitur Gemini AI tersebut.
Dengan pemrosesan yang instan, pengguna dapat memanfaatkan fitur seperti generative edit, memperluas background, menghapus objek, hingga menambahkan elemen visual tanpa proses rumit.
Samsung mengklaim, Galaxy S25 FE menjadi perangkat kreatif yang praktis bagi konten kreator maupun pengguna harian yang ingin hasil foto lebih estetik hanya dalam beberapa detik.





