INGATLAH – Tiga rekrutan asing PSPS Pekanbaru ternyata sudah mendarat di Kota Bertuah sejak beberapa hari lalu.
Ketiganya adalah Antônio Gamaroni dan Luiz Henrique asal Brasil serta Francis Yaghr Dantage dari Senegal.
Hal itu dibenarkan Pelatih Kepala PSPS Pekanbaru, Aji Santoso saat dikonfirmasi Singgalang Riau, Sabtu (6/12/2025).
“Ya, mereka sudah latihan di PSPS mulai kamis kemaren,” kata Aji Santoso.
Kehadiran ketiganya menandai langkah serius manajemen dalam memperkuat komposisi tim di semua lini mulai dari sektor depan, tengah hingga pertahanan.
Nama Antônio Gamaroni menjadi sosok yang paling disorot.
Striker 25 tahun itu digadang-gadang sebagai kandidat utama untuk menjadi mesin gol PSPS musim ini.
Saat ini ia berstatus tanpa klub setelah kontraknya berakhir pada 1 Juli 2025, namun rekam jejaknya dinilai cukup impresif.
Perjalanan karier Gamaroni dimulai di Brasil. Ia mulai dikenal ketika memperkuat Santos FC B pada musim 2019 – 2020.
Masa di mana karakter bermainnya sebagai penyerang modern terbentuk kuat secara fisik, agresif dalam penyelesaian akhir, dan mobilitas tinggi.
Setelah itu, ia bermain di klub-klub kompetitif seperti São Bernardo FC, Paulista-SP, dan Manaus FC.
Pada musim 2024–2025, ia merambah Asia bersama Tainan City FC (Taiwan).
Pengalamannya di berbagai level diyakini menjadi amunisi penting bagi lini serang PSPS.
Sementara itu, Luiz Henrique hadir sebagai pemain yang memiliki fleksibilitas tinggi.
Selain berposisi sebagai bek tengah, pemain asal Brasil ini juga mampu berperan sebagai gelandang bertahan.
Sebelumnya, Henrique pernah memperkuat Perak FC di Liga Malaysia, menjadikan adaptasinya di sepak bola Asia Tenggara bukan hal baru.
Di lini tengah, PSPS kedatangan Francis Yaghr Dantage gelandang serang asal Senegal yang dikenal memiliki mobilitas tinggi, kreativitas, dan visi permainan matang.
Kariernya berkelana ke berbagai negara, terutama di kawasan Eropa Timur dan Asia.
Ia pernah membela sejumlah klub seperti Bourj FC (Lebanon), Sloga Novi Grad (Bosnia), Nevežis (Lituania), Alay Osh (Kirgizstan), dan Merani Tbilisi (Georgia).
Pengalamannya di banyak kompetisi membuatnya diprediksi menjadi motor serangan baru bagi Askar Bertuah.
Dengan bergabungnya Gamaroni, Henrique, dan Francis Yaghr, komposisi pemain asing PSPS Pekanbaru kini telah lengkap.
Sebelumnya, manajemen resmi melepas tiga pemain asing: Alex da Silva, Jakhongir Bahodir Ugli Kurbonboev, dan Jefferson De Sousa.
Perubahan ini menandai era baru PSPS Pekanbaru untuk tampil lebih kompetitif di musim mendatang. (*)





