Pekanbaru

Lapas Pekanbaru Libatkan BNN dalam Pembinaan FMD untuk Perkuat Karakter dan Antinarkoba

×

Lapas Pekanbaru Libatkan BNN dalam Pembinaan FMD untuk Perkuat Karakter dan Antinarkoba

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Upaya memperkuat integritas dan kedisiplinan petugas pemasyarakatan kembali digencarkan Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Melalui program Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD), jajaran Lapas menggelar pembinaan khusus di Danau Bingkuang pada Rabu (3/12/2025), yang

Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas Pekanbaru, Yuniarto serta menghadirkan narasumber utama dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru, yakni Kombes Pol Wawan,

Dalam kegiatan itu ia membawakan materi mendalam tentang bahaya narkoba, pola penyebaran, strategi pencegahan, hingga pentingnya rehabilitasi bagi para pengguna.

Baca Juga  Asap Menyelimuti Pekanbaru, Kapolresta Bagikan 1.700 Masker ke Pengendara

Kalapas Yuniarto menegaskan bahwa pembinaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari penguatan karakter aparat pemasyarakatan sekaligus upaya memperkokoh zona integritas di lingkungan Lapas Pekanbaru.

“Kami terus berkomitmen menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari narkoba. Kolaborasi dengan BNN ini menjadi langkah strategis,” ujar Yuniarto.

Ia menambahkan, pemahaman mengenai bahaya narkoba sangat penting diberikan kepada petugas, mengingat mereka berada dalam garis terdepan dalam pencegahan dan pengawasan di dalam lapas.

Sementara itu, Kepala BNNK Pekanbaru, Kombes Pol Dr. Wawan, menyampaikan apresiasinya kepada Lapas Pekanbaru yang dinilai proaktif dalam meningkatkan kapasitas petugas untuk melawan peredaran gelap narkotika.

Baca Juga  Sumsel United Bertekad Menang, Tak Mau Kehilangan Poin Lagi Kontra PSPS

Wawan menekankan bahwa penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius dan membutuhkan langkah kolaboratif lintas instansi.

“BNN siap bersinergi dengan Lapas Pekanbaru dalam program pencegahan dan rehabilitasi. Hari ini kami sampaikan pesan keras: narkoba adalah musuh bersama yang menghancurkan generasi bangsa,” tegas Wawan.