INGATLAH.COM – Provinsi Aceh juga terdampak parah akibat banjir bandang, longsor, dan banjir besar yang melanda wilayahnya.
Data terkini pada hari kedua penanganan menunjukkan 47 korban meninggal dunia, 51 orang masih hilang, dan 8 orang mengalami luka-luka.
Jumlah pengungsi melonjak hingga 48.887 kepala keluarga yang tersebar di berbagai daerah.
Wilayah terdampak tertinggi berada di Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, serta Aceh Singkil.
“Data ini akan terus berkembang seiring operasi SAR gabungan,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyanto, Minggu (30/11/2025).
Upaya pencarian terus dilakukan meski cuaca masih berpotensi memburuk.
Kerusakan jalur transportasi membuat akses utama di Aceh lumpuh.
Jalur Banda Aceh – Lhokseumawe dan jalur Aceh – Sumatera Utara di Aceh Tamiang masih terputus di beberapa titik.
Untuk mengatasi kendala jaringan komunikasi yang terputus, BNPB mengaktifkan dukungan internet satelit Starlink di wilayah isolasi.
Bantuan logistik dari pemerintah pusat dan lembaga terkait telah tiba dan disalurkan secara bertahap ke posko-posko pengungsian.
Dua helikopter BNPB membantu suplai bantuan udara ke titik yang sulit dijangkau.
Tim di lapangan masih bekerja dalam kondisi penuh keterbatasan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan yang layak.





