INGATLAH.COM – Sebanyak 74 orang tercatat meninggal dunia dalam bemcana alam di wilayah Agam, Sumatera Barat.
Data itu hingga Jumat (28/11/2025) pukul 20.00 WIB di Posko Bencana.
Selain itu, sebanyak 78 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian intensif.
Pantauan ingatlah.com hingga saat ini ada enam identitas korban dari Koto Alam yang belum teridentifikasi.
Berikut rincian korban meninggal dunia
Kecamatan Malalak:
- Azmal (50 Th)
- Jaswawati (60 Th)
- Herman (65 Th)
- Yusmaniar (66 Th)
- Azir (36 Th)
- Marnis (60 Th)
- Gina (23 Th)
- Diman (75 Th),
- Ernawati
- Aldo.
Kecamatan Matur
- Rajibah (80 Th).
Tanjung Mutiara
- Safarudin
- Emmimar
Kecamatan Palupuah
- M Daud (35 Th).
Kecamatan Palembayan
- Rika (Sawah Laweh)
- Nawar (Sawah Laweh)
- Monik (Sawah Laweh)
- Ranti (Koto Alam)
- Aisyah (Kp. Pili)
- Siyur (Palo Banda)
- Erik (Kp. Tanjung)
- Si Aih (Pd. Landua)
- Si Em (Sawah Laweh)
- Agusri (Subarang Aia)
- Kaider (Sp. Dingin)
- Widya Ningsih (Koto Alam)
- Naila (Sp. Dingin)
- Nabila (Sawah Laweh)
- Revan Kipli, Zara (Sp Dingin)
- Uci Sunu (Sawah Laweh)
- Kasmawati (Kayu Baro)
- Safrudin (Kp. Ava)
- Nabila (Subarang Aia)
- Iwik.
Ditambah 6 orang identitas belum diketahui.
Kampung Tanggah
- Betrina
- Romi
- Asmawati
- Tek Jun
- Edi Ajo
- Bustamam
- Leni.
Kampung Tangah Timur
- Memet
- Ni Mis
- Pelangi
- Piak Aluih
- Celsibustamam
- Alif
- Yur Boy
- Pak Pudin
- Sariati.
Subarang Aia
- Zahara,
- Iyen Toko
- Sidem
- Febi
- Iseh
- Dewi
- Mak Aguih
- Azam
- Wahyu
- Iwik
- Abibi
- Tek Da
- Simal,
- Heru
- Mimi
- Ratih
- Tek Sidan.
Kadis Kominfo Agam, Roza Syafdenti mengatakan jumlah itu merupakan data sementara yang dihimpun tim di posko Penanggulangan Bencana Kabupaten Agam hingga Jumat Malam.
“Data ini bersifat sementara dan akan diperbaiki jika terdapat kekeliruan pada pembaruan berikutnya,” ujar Roza.





